Kamis , Desember 2 2021

Bandara JB Soedirman Ditinggalkan Maskapai: Demokrat: Biar Tekor Asal Kesohor

Banda JB Soedirman di Purbalingga kini sepi setelah Citilink, satu-satunya maskapai yang menyinggahi, tak lagi beroperasi di sana. (Foto: Detik)

Jakarta (Riaunews.com) – Baru lebih kurang empat bulan beroperasi, Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman di Purbalingga, Jawa Tengah, kini tak lagi disinggahi satu pun maskapai pesawat.

Menanggapi hal ini, Politisi Partai Demokrat Yan Harahap pun menyindir pemerintah Jokowi yang telah membangun bandara tersebut.

Yan Harahap mengatakan pembangunan Bandara JB Soedirman bak peribahasa “Biar tekor asal kesohor”.

Menurutnya, pembangunan bandara tersebut dilakukan pemerintah Jokowi biar kelihatan punya karya.

“Ini yg disebut, “biar tekor asal kesohor”. Yang penting dibangun dulu biar kelihatan punya ‘karya’,” kata Yan Harahap di akun Twitter @YanHarahap, Ahad(24/10/2021).

Dia menambahkan, berdasarkan studi kelayakan, Bandara JB Soedirman memang tidak layak untuk dibangun karena hanya akan menjadi bangunan yang mubazir.

“Meskipun sebenarnya dari sisi “feasibility study’ tak layak untuk dibangun, dan akhirnya menjadi seonggok bangunan ‘mubazir’,” ujarnya.

Hal tersebut menjadi pembelajaran bagi pemerintah dan bukti nyata bahwa pembangunan bandara tanpa studi kelayakan yang rinci dan hanya mementingkan kecepatan hanya menghamburkan uang dan merugikan negara.

Sebelumnya, pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo lewat akun media sosialnya mengungkap bahwa tak ada lagi pesawat yang menyinggahi bandara JB Soedirman.

Agus membeberkan, saat hendak memesan melalui aplikasi pemesanan tiket daring, ternyata tidak ada tiket yang dijual untuk rute penerbangan tersebut. Padahal Citilink merupakan satu – satunya maskapai yang beroperasi dan melayani rute Jakarta – Purbalingga – Surabaya.

“Saat saya konfirmasi ke Citilink. Memang sudah setop terbang sampai Oktober ini,” ujarnya, Ahad (24/10/2021).

Menurutnya, alasan Citilink menyetop rute penerbangannya ke wilayah lantaran tingkat permintaan yang rendah.

Agus menyayangkan dengan kondisi tersebut dan berharap semoga tidak bernasib seperti bandara Kertajati.

Sebagai informasi, Bandara JB Soedirman sudah beroperasi mulai 1 Juni 2021 dan melakukan penerbangan komersil perdananya pada 3 Juni 2021.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: