Kamis , Desember 2 2021

Iin Widiyanti Tidak Menyangka Dapat Bantuan Rumah dari Partai Indonesia Terang di Riau

Keterangan foto: Proses pembangunan rumah Iin Widiyanti

 

Pekanbaru (RiauNews.com) – Iin Widiyanti istri Sabirin penerima bantuan rumah layak huni dari Partai Indonesia Terang tidak menyangka jika mereka menjadi salah satu peserta yang mendapatkan bantuan rumah.

Ibu empat anak yang sudah tinggal bertahun-tahun di area perkebunan Jalan Yos Sudarso Kilometer 19, Muara Fajar, Rumbai itu kini merasa lebih baik dan senang.

“Nantinya di rumah ini, kami beserta keluarga lainnya tinggal dan hidup bersama. Tidak ada kata selain ungkapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada mereka yang peduli,” kata Iin Widiyanti saat ditemui di rumahnya, Senin 25 Oktober 2021, kemarin.

Iin Widiyanti bukan sekedar ibu rumah tangga ia juga sebagai istri yang dikenal sebagai pekerja keras. Begitu pula dengan Sabirin sang suami yang dikenal ramah di sekitar lingkungan tempat tinggalnya, merupakan sosok ayah yang pekerja keras. Selain bertani, ia juga bekerja serabutan di luar rumah demi mendapatkan pundi-pundi rupiah guna menghidupi keluarga.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Indonesia Terang, Provinsi Riau, Albert Sembiring mengatakan, bantuan ini adalah program partai yang dipelopori langsung oleh Presiden Partai Indonesia Terang H Rizayati.

Program yang bersentuhan langsung dengan rakyat ini akan terus berlangsung dan sejalan dengan bantuan rumah layak huni, bedah rumah dan rumah subsidi atau rumah murah.

“Jadi, apa yang telah diamanahkan kepada kita selaku pengurus di DPD, maka akan kita jalankan sesuai mekanisme yang ada. Kita patut bangga dengan program ini maka akan dapat meningkatkan,, sandang, pangan dan papan masyarakat.

Kesejahteraan rakyat adalah tujuan kita untuk menjadi lebih baik,” kata Albert Sembiring di dampingi Bendahara Dicky Soraya.

Albert menyampaikan bahwa setiap program di lapangan akan mendapatkan perhatian, pengawasan dan pantauan langsung oleh para pengurus jajaran sehingga pencapaian pembangunan dapat berjalan maksimal.

“Pembangunan rumah layak huni biasanya akan memakan waktu satu setengah bulan. Namun jika pembangunan dapat di gesa dengan cepat maka akan lebih baik. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh saudara kita, nantinya,” tutup Albert.***(Rilis)

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: