Kamis , Desember 2 2021

Lengkapi Berkas Kasus Dugaan Suap Andi Putra, KPK Selesai Geledah 4 Lokasi di Kuansing

Bupati Kuantan Singingi Andi Putra ditetapkan sebagai tersangka kasus suap oleh KPK. (Foto: Liputan6)

Jakarta (Riaunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di empat lokasi berbeda di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terkait dugaan tindak pidana korupsi suap perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit, yang salah satu tersangkanya adalah Bupati Kuansing Andi Putra.

Upaya paksa penggeledahan itu dilakukan sejak Bupati Kuansing, Andi Putra, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada, Senin (18/10/2021). Penggeledahan selesai dilakukan pada Jumat (22/10/2021).

“Tim penyidik KPK pada 22 Oktober 2021, telah selesai melakukan upaya paksa penggeledahan di empat lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Senin (25/10/2021), di Gedung KPK, Jakarta.

Ali Fikri menjelaskan, penggeledahan dilakukan di Kantor Bupati Kuantan Singingi, Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Kuansing, Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kuansing, dan rumah kediaman pribadi Andi Putra.

Dari empat lokasi itu, kata Ali Fikri, tim KPK menemukan sejumlah dokuman yang diduga terkait rekomendasi dan persetujuan Andi Putra untuk perpanjangan HGU PT Adimulia Agrolestari (PT AA).

“Selanjutnya berbagai bukti ini akan segera diteliti untuk memastikan keterkaitannya dengan perkara. Kemudian dilakukan penyitaan guna melengkapi berkas perkara tersangka AP dan kawan-kawan,” jelas Ali Fikri.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: