Kamis , Desember 2 2021

Polsek Tampan Sikat 4 Orang Penjual Madu Palsu Di Pekanbaru

Polisi gulung 4 orang yang merupakan pembuat dan pengedar madu palsu di Kota Pekanbaru. (Foto: Riauonline)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Para penjual madu palsu yang selama ini meresahkan warga Kota Pekanbaru, berhasil disikat aparat Polsek Tampan.

Tak tanggung-tanggung, sindikat yang berjumlah 4 orang ini dan berlokasi di Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, mampu meraup omzet puluhan juta rupiah.

Kapolsek Tampan, AKP I Komang Aswatama mengatakan, dalam pengungkapan ini petugas mengamankan empat pelaku yakni, Teja, Ginting, Hajiansyah dan Diana.

Kejadian berawal ketika pelaku menawarkan madu palsu buatannya ke sebuah warung di Jalan Bahagia, Kelurahan Sialang Munggu.

“Pelaku ini menawarkan madu untuk dijual di warung, keesokan harinya dua pelaku bernama Ginting dan Diana berpura-pura membeli madu palsu tersebut, sehingga pemilik warung tertarik untuk memesan lebih banyak lagi, sampai 40 kilogram madu, seharaga Rp 450 ribu per kilogram,” ungkapnya, Jumat (29/10/2021), sebagaimana dilansir Riauonline.

Ia menambahkan, korban membayar ke pelaku untuk 40 kilogram madu sebanyak Rp 15 juta dengan harapan mendapat untung banyak.

“Ketika uang sudah dibayar ke pelaku, ketika dihubungi oleh pemilik warung nomor handphone pelaku tidak bisa dihubungi,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, korban kemudian membuat laporan ke kantor polisi.

“Madu palsu ini dibuat oleh Hajiansyah di rumahnya Jalan Cipta Karya menggunakan air, kopi, asam citrum dan pengembang kue, jadi tidak ada unsur madu sama sekali,” kata AKP I Komang.

Kaposlek Tampan menambahkan, pelaku menawarkan madu palsu buatannya ke sejumlah warung dengan kerugian pemilik warung mencapai puluhan juta.

“Lebih dari 50 kilogram madu palsu kita amankan. Omzet mereka mencapai puluhan juta,” ucap Komang.

Keempat pelaku saat ini ditahan di Mapolsek Tampan untuk proses hukum lebih lanjut.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: