Sabtu , November 27 2021

Buntut Sedikitnya Kenaikan UMK, Ratusan Buruh se-Riau lakukan Aksi Demo di Pekanbaru

Demo para buruh.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Ratusan orang dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) se-Provinsi Riau melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Pekanbaru, Jalan Pattimura, Senin (22/11/2021).

Aksi ini terkait Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2022 yang mereka nilai kenaikannya terlalu sedikit.

Dari pantauan CAKAPLAH.com, aksi unjuk rasa tersebut mendapat pengawasan ketat dari pihak kepolisian. Jalan sekitar aksi digelar juga terpaksa dilakukan penutupan, karena massa yang memadati badan jalan.

Salah satu orator dari KSBSI mengatakan, mereka melakukan aksi unjuk rasa karena menuntut penaikan upah gaji yang terbilang masih kurang.

“Aksi unjuk rasa kami, buruh se-Riau, yaitu menuntut kenaikan upah yang sangat minim,” ujar salah satu orator, Senin (22/11/2021).

Akibat unjuk rasa tersebut, kerumunan terjadi di depan Kantor BPS Pekanbaru. Tampak banyak massa yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Beberapa perwakilan dari KSBSI se-Riau diterima untuk masuk ke dalam kantor tersebut, untuk menyampaikan aspirasinya.

Tampak juga arus lalu lintas di Jalan Pattimura dialihkan, dikarenakan aksi unjuk rasa ini. Massa KSBSI se-Riau juga tampak memadati Jalan Pattimura yang mengakibatkan kendaraan tidak bisa melintas sama sekali.

Diketahui, Disnaker Pekanbaru bersama Dewan Pengupahan, sudah menyepakati dan memutuskan untuk Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2022, naik dari tahun 2021.

UMK Pekanbaru Tahun 2022 sebesar Rp 3.069.675. Angka ini naik dari UMK Pekanbaru Tahun 2021, hanya Rp Rp2.997.971,69.

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: