Jumat , Desember 3 2021

Film Nussa Raih Piala Citra di Ajang FFI 2021

Penjualan tiket film Nussa laris manis di sejumlah bioskop Jabodetabek.

Jakarta (Riaunews.com) – Film animasi Nussa meraih Piala Citra dalam kategori Animasi Panjang Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2021. Film ini mengalahkan Adit Sopo Jarwo The Movie dan Riki Rhino.

“Enggak menyangka karena ini pertama kali buat saya. Alhamdulillah langsung dititipkan ini,” kata sutradara Nussa, Bony Wirasmono di atas podium Malam Puncak FFI 2021, Rabu (10/11/2021), dilansir CNN Indonesia.

“Bukan kami yang hebat tapi Allah yang memudahkan. Terima kasih FFI yang menyediakan kategori ini, semoga ke depan ada lebih banyak animasi Indonesia yang hebat,” lanjutnya.

“Terima kasih sahabat Nussa semua, ini buat kalian,” katanya. “Terima kasih telah percaya Nussa, Nussa bisa maka animasi Indonesia bisa,”

Nussa (Muzakki Ramdhan) mengisahkan gejolak yang dirasakan seorang anak laki-laki bernama Nussa menjelang sebuah pertandingan sains antar sekolah.

Nussa selama ini dikenal sebagai seorang anak yang menaruh minat tinggi terhadap sains. Dia juga dinilai sebagai anak yang pintar dan jadi andalan sekolahnya terkait dengan sains.

Namun situasi mulai berubah ketika seorang anak baru datang ke sekolah Nussa. Anak bernama Jonni (Ali Fikry) itu memiliki banyak keunggulan dibanding Nussa, terutama memiliki peralatan yang lebih canggih.

Keduanya sama-sama memiliki kecerdasan dan kemampuan dalam mengerjakan proyek sains. Keduanya pun menjadi wakil sekolah dalam festival sains yang akan datang.

Hingga suatu hari, Nussa yang selama ini mengandalkan barang-barang rongsokan untuk membuat roket mulai merasa terancam ketika roket ciptaannya gagal terbang dan kalah secara performa dibanding milik Jonni.

Perlahan, teman-teman sekolahnya yang selama ini mengandalkan dan memuji Nussa beralih kepada Jonni. Perhatian terhadap Nussa pun mulai memudar.

Mulanya, Nussa merupakan serial animasi karya Ricky Manoppo yang digarap The Little Giantz dan 4Stripe Productions. Serial ini pertama kali tayang di YouTube sejak November 2018 dan berakhir pada pertengahan Januari 2020.

Seiring waktu, Nussa yang berisi beragam selipan ajaran agama Islam semakin dikenal secara luas. Serial ini juga sempat tayang di NET TV, Indosiar, Trans TV, dan salah satu kanal televisi Malaysia.

Hingga kemudian, rumah produksi Visinema Pictures yang pernah menggarap Filosofi Kopi dan Keluarga Cemara memutuskan mengangkat Nussa dalam format layar lebar, dengan bekerja sama dengan The Little Giantz terkait pengerjaan animasinya.

Naskah film ini ditulis oleh Muhamad Nurman Wardi, Widya Arifianti, dengan cerita ditulis oleh Bony Wirasmono yang juga merangkap sebagai sutradara, Chrisnawan Martantio, Anggia Kharisma, dan M Irfan Ramly.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: