Kamis , Desember 2 2021

Gus Nur Singgung Kematian Vanessa Angel dengan Penghinaan ke Habib Rizieq: Ambillah Pelajaran

Sugi Nur Raharja alias Gus Nur.

Jakarta (Riaunews.com) – Penceramah Sugi Nur Raharja alias Gus Nur menanggapi meninggalnya selebriti kondang Vanessa Angel dan suaminya.

Awalnya Gus Nur membicarakan soal jejak digital seorang manusia semasa hidup yang sulit hilang apabila akhirnya dia meninggal dunia, salah satunya sebagaimana yang dialami Vanessa Angel.

Gus Nur menilai, jejak digital Vanessa Angel tersimpan dengan rapih sehingga masih bisa diakses, salah satunya soal aksi yang dia anggap menyinyir kepada Habib Rizieq dan menghina langgam ngaji.

“Tidak boleh menceritakan kejelekan orang kalau sudah mati, tapi ya videonya masih ada dan enggak dihapus, jadi jejak digitalnya masih ada, termasuk Vanessa Angel ini. Beredar videonya, mudah-mudahan diampuni dosa-dosanya,” kata Gus Nur dalam saluran YouTube GUS NUR 13 OFFICIAL, dikutip Hops.id pada Jumat (5/11/2021).

Kemudian Gus Nur pun membacakan sebuah artikel berita yang berisi sindiran Vanessa Angel terhadap Habib Rizieq hingga menunjukkan momen yang dia nilai menghina langgam ngaji.

“Vanessa Angel sindir Habib Rizieq aku hamil besar dipanggil polisi tetap datang, ini kan nyinyir kepada Habib Rizieq. Bahkan viral videonya nyanyi lagu kereta api tapi dibikin langgam ngaji,” ujarnya.

“Coba kalo kamu lihat ekspresi wajahnya waktu pakai langgam ngaji ini, enggak ada yang hebat kan manusia ini kan. Ya terserah, anda mau anggap ini kebetulan, ya kan kecelakaan mau diapain, itu kan nasib dan takdir,” sambungnya.

Dia pun mengingatkan agar orang lain bisa menghambil hikmah dari kejadian tersebut sehingga bisa mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan selama hidup di dunia.

Terlebih jejak digital di era modern saat ini masih bisa diakses meskipun yang bersangkutan telah meninggal.

“Tapi kalau saya orang yang mengambil ibrah dari setiap kejadian, semua akan diminta pertanggungjawaban. Jejak-jejak digitalnya banyak itu, tapi ya mudah-mudahan diampuni sama Allah,” tutur Gus Nur.

“Surga, neraka nantilah itu urusan akhirat, kita enggak tahu, minimal kita ambil ibrah, nak sekarang monggo siapa yang mau nyusul?,” tanya dia.

Kemudian Gus Nur mengingatkan soal akhir hayat orang-orang yang suka menghina ulama maupun habib.

Banyak di antara mereka, kata Gus Nur, meninggal dengan cara yang cukup tragis.

“Kan sudah enggak terhitung orang yang nyinyir terhadap ulama dan habib. Nah orang yang fitnah, nyinyir itu sudah nyemplung sungai, nenggak minum di hotel mati telanjang, ketimpa tronton, sekarang nambah lagi satu,” jelas Gus Nur.

Lebih lanjut Gus Nur pun mengaku takut dengan banyak kejadian yang terjadi tersebut. Lantas dia berdoa agar keluarganya dihindari dari sikap yang membenci ulama dan mempermainkan agama Islam.

“Kalau saya takut saudara, astagfirullah, ya Allah mudah-mudahan hindarkan keluargaku dari mulut yang benci ulama, nyinyir ulama, mempermainkan agama Allah, itu hindarkan ya Allah,” ungkap Gus Nur.

Gus Nur pun mengajak agar bisa mengambil hikmah dari setiap insiden tersebut. Oleh sebabnya dia mengimbau agar tidak menghina lanngam Alquran, menghina nabi, habib dan ulama.

“Sekarang ambil pelajaran, orang yang mempermainkan langgam Alquran, orang yang menghina nabi, orang yang menghina habib, orang yang menghina ulama, Allah sudah kasih bukti itu lho matinya seperti itu,” imbuhnya.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: