Kamis , Desember 2 2021

Pengadilan Tinggi Tambah Hukuman Mantan Camat Tenayan Raya, Jaksa Justru Kasasi


Pekanbaru (Riaunews.com) – Majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru menambah hukuman mantan Camat Tenayan Raya, Abdimas Syahfitra, jadi 6 tahun penjara. Hukuman itu lebih tinggi 1 tahun dari putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru yang menghukum Abdimas 5 tahun penjara.

Meski demikian, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru tetap melakukan kasasi, dengan alasan hakim mengenakan pasal yang berbeda.

“Pasalnya berbeda. Hakim (Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi) menerapkan Pasal 3 sementara kami (JPU) berkeyakinan terdakwa terbukti melanggar Pasal 2,” ucap Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pekanbaru, Agung Irawan, Selasa (2/11/2021).

Sebagaimana dilansi Cakaplah, Abdimas dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi dana Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMB-RW) dan Pembangunan Sarana, Prasana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Tenayan Raya tahun anggaran 2019.

Hakim tinggi maupun hakim Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru menyatakan Abdimas melanggar Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain penjara, Abdimas dihukum membayar denda Rp100 juta subsider 4 bulan kurungan. Mantan Lurah terbaik nasional ini juga dihukum membayar uang pengganti kerugian negara Rp493.486.858 subsider 1 tahun penjara.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: