Jumat , Desember 3 2021

Sungai Singingi Kembali Dikotori oleh PETI

 

Kapolsek Singingi Hilir menyampaikan himbaun tentang larangan PETI.

SINGINGIHILIR (RiauNews.com)-Kapolres Kuantan Singingi saat ini gencar memberangus  Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukumnya, namun PETI yang beroperasi di Sungai Singingi, Kecamatan Singingi Hilir, Desa Tanjung Pauh tampaknya luput dari perhatian Kapolres.

Pantauan redaksi dari atas jembatan menuju PT Kebun Pantai Raja (KPR) terlihat dua titik PETI dengan leluasa beroperasi.

Keberadaan PETI tersebut sudah pasti mencemari air sungai Singingi hingga ke hulunya, selain itu abrasi juga akan terjadi dan mengancam keberadaan jembatan yang melintasi sungai tersebut.

Menurut pengakuan warga yang namanya tidak ingin dipublikasi, ia mengatakan bahwa, keberadaan PETI dapat mengancam jembatan tersebut, sedangkan jembatan itu sangat penting  bagi masyarakat karena satu-satunya akses darat menuju ke PMKS PT KPR,

” Jika jembatan ini rusak akibat PETI yang dirugikan juga masyarakat karena tidak bisa menjual buah kelapa sawit ke PT KPR,” ujarnya.

Untuk itu ia berharap Polsek Singingi Hilir untuk dapat segera menertibkan PETI ini sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah,

“Harapan kita pihak kepolisian segera turun untuk menertibkan PETI ini,” pintanya.

Dimintai tanggapannya, Kapolsek Singingi Hilir, AKP Waras Wahyudi membantah jika pihaknya membiarkan aktifitas PETI tersebut, ia mengaku pihaknya sudah pernah melakukan penertiban,

” Sudah ditertibkan sebanyak dua kali, namun sekarang muncul lagi di dekat jembatan,” terangnya melalui pesan Whattshap, Rabu (24/11/21).

 

Ditegaskannya, Polsek Singingi akan kembali melakukan penertiban dalam waktu dekat, “ Insya Allah dalam waktu dekat pasti kita tertibkan di wilayah itu,” tegasnya.

Selasa (23/11/2021) lalu, Kapolsek Singingi hilir AKP Waras Wahyudi, SH beserta personilnya melakukan penertiban PETI di Desa Petai. Disana ditemukan 6 (enam) rakit PETI yang tidak beroperasi lagi. Namun, agar tidak dapat di gunakan lagi, rakit beserta mesin untuk aktifitas PETI tersebut di musnahkan oleh Kapolsek lansung di tempat lokasi tersebut  dengan cara menenggelamkan mesin  Dompeng yang di temukan itu.

Pewarta : Edi Gustien

 

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: