Kamis , Desember 2 2021

Usai Tuai Kecaman Karena Sebut Wayang Kulit dari Malaysia, Adidas Minta Maaf

Iklan sepatu terbaru Adidas yang menyebut wayang dari Malaysia.

Singapura (Riaunews.com) – Adidas buka suara usai menuai kontroversi lantaran menyebut wayang kulit sebagai warisan budaya Malaysia. Netizen Indonesia langsung murka atas kejadian tersebut.

Kontroversi terjadi ketika dalam lamannya, Adidas merilis produk koleksi barunya yang bertema wayang kulit dan menyebutnya berasal dari Malaysia. Produk yang masuk dalam koleksi City Pack ini diumumkan melalui akun Instagram resmi Adidas Singapura pada Rabu (10/11) lalu dan dirilis satu hari setelahnya.
Tak ayal, kecaman pun bermunculan di kolom komentar unggahan tersebut.

“Desainnya berbicara tentang penghormatan kepada Wayang Kulit, bagian penting dari identitas dan warisan budaya Malaysia dengan menggabungkan unsur-unsur Wayang Kulit dengan palet warna modern, dalam pendekatan “lama-bertemu-baru” pada DNA UltraBOOST,” lanjutnya

Namun saat ini unggahan tersebut sudah diperbaharui, dan perusahaan aparel asal Jerman itu kemudian pernyataan resminya yang dimuat dalam instastory @adidassg.

“Terima kasih sudah menghubungi kami. Sementara wayang kulit adalah bagian penting dalam warisan budaya Malaysia, kami seharusnya menyoroti (bahwa Wayang Kulit) asli dari Indonesia dalam unggahan kami.

Kami sungguh meminta maaf karena ketidaksengajaan (untintentional offence) yang sudah terjadi, dan sekarang kami mengubah unggahan kami.

Ketika bekerja dengan artist untuk mengembangkan desain soal budaya yang menggambarkan Malaysia dan Asia Tenggara., kami benar-benar terinspirasi dari kekayaan budaya di negara-negara di Asia Tenggara.

Untuk menghindari kerancuan, baik brand atau artist tidak mengklaim karya seni dari Indonesia.

Kami berterima kasih sekali lagi atas support kepada brand dan kepada creators yang berkolaborasi untuk merayakan budaya unik sebagai identitas budaya.”

Sebagaimana dilansir dari laman UNESCO, pertunjukan wayang kulit memang telah diakui sebagai warisan budaya tak benda dari Pulau Jawa, Indonesia pada 2003.***

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh adidas Singapore (@adidassg)

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: