Kamis , Desember 2 2021

Warganet Kecam Pernyataan Dudung yang Sebut KKB Papua Sebagai Saudara

Meme KKB Papua yang dianggap saudara oleh KSAD Dudung Abdurrachman. (Tangkapan layar Twitter @hamadanaharo)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang menyebut teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua sebagai saudara mendapat kecaman dari warganet.

Para netizen merasa gerah dengan sikap Dudung dan rezim saat ini yang begitu lembut dengan kelompok yang jelas-jelas telah membunuh puluhan anggota TNI, Polri, tenaga kesehatan dan masyarakat, namun keras terhadap para ulama, terutama kelompok Front Pembela Islam di bawah pimpinan Habib rizieq Shihab.

Juru Bicara Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya, menyindir Dudung yang hanya berani terhadap baliho.

“Bau-baunya, baliho memang bermasalah ini. Pesan saya, jangan klik link di bawah ini. Anda harus tahan emosi,” cuitnya melalui akun Twitter @TofaTofa_id sembari melampirkan berita dari media online tentang kunjungan Dudung ke Papua.

“Miris, ucapan seorang pemimpin yg menjatuhkan mental anak buah, pdhl brp banyak prajurit yg gugur di Papua oleh KKB, semoga jendral yg atu ini segera sadar, nyawa anak buahnya sdg di pertaruhkan. Terlalu sering blunder & karbitan utk menjadi Glowing star, …salam wong cilik,” tulis @busetdah78.

“Ha ha ha! Saudara? Satu persatu prajurit tni gugur di papua! Bahkan mereka berani menantang perang tni. Apa kah itu saudara? yg benar lah dung! jgn kau korban kan prajurit dg keperluan yg lain!” kecam @MetMetfarani.

Tak hanya berupa kata-kata, ada juga warganet yang membuat meme tentang KKB Papua dengan tulisan “Apa Kami Harus Bikin Kotak Amal, Baliho dan Nanem Kurma, Biar Dikate Teroris Kakak”, yang diunggah pemilik akun @hamadanaharo.

Diberitakan sebelumnya, dalam kunjungannya, Dudung memberikan arahan kepada personel TNI yang akan bertugas di wilayah rawan.

Dudung menegaskan, personel TNI harus memiliki pandangan yang sama mengenai kelompok kriminal bersenjata (KKB). KKB, kata Dudung, adalah sebagian kecil masyarakat yang belum memiliki kesepahaman mengenai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jangan sampai sedikit pun berpikiran bahwa KKB itu adalah musuh kita, mereka saudara kita yang belum paham tentang NKRI,” kata Dudung Abdurachman saat berkunjung ke Jayapura, Papua, Selasa (23/11/2021).

Oleh karena itu, Dudung meminta personel TNI yang bakal bertugas di wilayah rawan tidak berpikir ditugaskan untuk berperang.

Dudung menegaskan, aparat keamanan bertugas membantu pemerintah yang gencar melakukan pembangunan.

“Saya sudah sampaikan kepada pasukan yang melaksanakan tugas bahwa tugas di Papua ini bukan tugas untuk melakukan operasi perang, tetapi membantu Polri, membantu pemerintah daerah, untuk memulihkan jalur perekonomian, memulihkan situasi keamanan di sini,” kata Dudung.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: