Cara Kerja Pialang Forex Nakal Tipu Masyarakat Dibongkar Rachmat Gobel

Rachmat Gobel.

Jakarta (Riaunews.com) – Mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel membongkar strategi pialang perdagangan valuta asing (foreign exchange/forex) nakal mengelabui masyarakat. Pertama, dengan menggaet tokoh-tokoh untuk memancing masyarakat dan membentuk kepercayaan di publik.

Gobel mengatakan pialang ‘abal-abal’ biasanya juga menggandeng oknum-oknum di pemerintahan dan aparat. Hal ini untuk memudahkan pialang forex mendapatkan korban.

“Setelah berhasil ngendon di suatu daerah dalam jangka waktu tertentu dan telah terhimpun dana ratusan miliar atau triliunan rupiah, mereka lalu kabur,” ungkap Gobel, dikutip dari Antara, Kamis (23/12/2021).

Kedua, pialang forex akan menjanjikan cuan luar biasa tinggi kepada masyarakat. Rata-rata berkisar 20 persen-40 persen dari uang yang disetor ke pialang.

“Awalnya mereka benar, kasih untung, sehingga ada kepercayaan dan menambah setoran dananya. Setelah itu mereka kabur,” ucap Gobel.

Oleh karena itu, ia mengatakan pemerintah dan aparat penegak hukum harus segera memberantas pialang forex nakal. Mereka seringkali mengincar masyarakat di daerah.

“Ini akan melemahkan ketahanan nasional dan semakin memiskinkan masyarakat,” ucap Gobel.

Wakil Ketua DPR RI itu mengaku miris melihat fenomena pialang forex nakal yang beroperasi di daerah-daerah. Sebab, pialang juga memanfaatkan program kredit usaha rakyat (KUR).

“Para pedagang forex nakal ini ikut membantu masyarakat untuk mendapatkan KUR. Mereka umumnya petani, pedagang kecil, dan pelaku usaha mikro dan kecil. Setelah KUR cair, uangnya mereka ambil untuk bisnis forex yang kemudian dibawa kabur,” jelas Gobel.

Ia megimbau masyarakat tak termakan iming-iming keuntungan dan harapan palsu dari pialang forex.

“Carilah uang dengan cara berkeringat, bukan bertelur uang yang ujungnya menyengsarakan rakyat,” tutup Gobel.***

Tinggalkan Balasan

Next Post

Riau Ekspor 80 Ton Pinang ke Thailand

Jum Des 24 , 2021
268 Pekanbaru (Riaunews.com) – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melepas 80 ton ekspor pinang ke Thailand melalui PT Surya Inti Primakarya […]
%d blogger menyukai ini: