Kamis, 18 Juli 2024

Ini Alasan Warung Madura Buka 24 Jam

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Sebuah warung Madura dengan slogan “Tutup Kalau Sudah Kiamat” viral di media sosial. (Foto: X)

Pamulang (Riaunews.com) – Tak hanya di Pulau Jawa, Warung Madura juga kerap ditemui di beberapa pulau lainnya. Rasanya tak begitu sulit menemukan warung yang sering buka selama 24 jam ini. Ternyata, ada sebabnya Warung Madura mudah untuk ditemukan.

Seorang pemilik Warung Madura di Kawasan Pamulang, Nawawi, menjelaskan bahwa terdapat perbedaan budaya masyarakat Madura dengan masyarakat di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa.

“Iya karena kalo di luar Jawa itu warga atau penduduknya rame dan kebanyakan orang begadang. kalau di Madura sendiri sepi jam 9 malam udah pada tidur semua jadi sedikit omset yang didapatkan kan. Makanya memilih buka warung di luar Madura,” kata Nawawi beberapa waktu lalu.

Tak sedikit Warung Madura yang siap melayani pelanggan selama 24 jam. Bukan tanpa sebab, Nawawi mengungkap bahwa Warung Madura berupaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mendesak di saat tengah malam.

“Iya untuk ngebantu orang-orang yang butuh sembako atau obat-obatan tengah malam,” ucapnya.

Untuk menemukan Warung Madura, masyarakat tidak perlu bersusah payah. Bahkan, terpantau di Jalan Sawah Baru, Ciputat, dalam 200 meter terdapat tiga Warung Madura yang siap melayani pelanggan.

“Warung Madura sangat membantu kalau tengah malam lapar butuh mi, telur, dan sebagainya. Token listrik juga, waktu punya saya mati tengah malam sangat membantu. Pokoknya lengkap semua ada. Jadi apa yang dibutuhkan, ada,” lanjut Nawawi.

Selain itu, alasan utama Warung Madura buka 24 jam adalah agar memiliki daya saing dengan warung-warung lainnya. Jika buka 24 jam, para penjaga warung akan berjaga secara bergantian untuk istirahat.

Tetapi, dengan semakin banyaknya Warung Madura yang tersedia di pinggir jalan, akan membuat pendapatan Warung Madura lainnya semakin berkurang. Hal ini diungkap oleh Saifullah yang juga merupakan seorang pedagang Warung Madura.

“Sekarang sulit banget nyari toko yg pendapatannya bisa 5 juta (per hari), ada sih tapi jarang dikarenakan toko-toko Madura sudah banyak banget di sini bisa kita jumpai apalagi di Tangerang. Kalau di Batam, Bali aja ada. Ada teman saya pendapatannya 7 juta di daerah Pondok Petir,” jelas Saifullah.

Warung Madura dikenal dengan sebuah toko serba ada yang menjual segala kebutuhan pokok. Warung ini juga mudah ditemukan di berbagai daerah. Meski begitu, menjalankan usaha Warung Madura tentu tak semudah yang dibayangkan.***

 

Sumber: Tangselpos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *