Senin, 8 Agustus 2022

Investasi di Riau pada 2021 Capai Rp53 Triliun dan Menyerap 61.195 Tenaga Kerja

Di Riau terdapat dua pabrik penghasil pulp dan kertas terbesar di Indonesia, yakni PT RAPP di Pangkalankerinci, Pelalawan, dan PT IKPP di Perawang, Siak.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Sepanjang tahun 2021, realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Provinsi Riau mencapai Rp53,05 triliun. Realisasi investasi tersebut menyerap 61.195 tenaga kerja Indonesia (TKI) dan 293 tenaga kerja asing (TKA).

Kepala Dinas DPMPTSP Provinsi Riau, Helmi D menjelaskan bahwa total investasi PMDN yang masuk ke Riau pada tahun 2021 mencapai Rp24,997 triliun.

“Investasi PMDN yang masuk ke Riau tersebut berhasil menyerap 40.003 tenaga kerja yang tersebar di 5.525 proyek, yaitu terdiri dari 39.995 TKI atau lokal dan 8 tenaga asing,” kata Helmi, Rabu (16/2/2022).

Sedangkan, investasi PMA di Riau mencapai US$ 1,921 juta,- atau setara dengan Rp28,052 triliun.

“Investasi PMA di Riau berhasil menyerap 21.385 tenaga kerja yang dipekerjakan di 809 proyek, yaitu terdiri dari 21.200 TKI dan 185 TKA,” jelasnya.

Rata-rata, lanjut Helmi, TKA dipekerjakan di bidang industri kertas dan percetakan, industri kimia dan farmasi, industri tekstil, industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik, industri makanan, listrik, gas, air, jasa lainnya, serta perumahan kawasan industri dan perkantoran.

“TKA paling banyak di bidang industri kertas dan percetakan, jumlahnya mencapai 148 orang pada 46 proyek,” jelasnya.

Sepanjang tahun 2021, realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Provinsi Riau mencapai Rp53,05 triliun. Realisasi investasi tersebut menyerap 61.195 tenaga kerja Indonesia (TKI) dan 293 tenaga kerja asing (TKA).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau, Helmi D menjelaskan bahwa total investasi PMDN yang masuk ke Riau pada tahun 2021 mencapai Rp24,997 triliun.

“Investasi PMDN yang masuk ke Riau tersebut berhasil menyerap 40.003 tenaga kerja yang tersebar di 5.525 proyek, yaitu terdiri dari 39.995 TKI atau lokal dan 8 tenaga asing,” kata Helmi, Rabu (16/2/2022).

Sedangkan, investasi PMA di Riau mencapai US$ 1,921 juta,- atau setara dengan Rp28,052 triliun.

“Investasi PMA di Riau berhasil menyerap 21.385 tenaga kerja yang dipekerjakan di 809 proyek, yaitu terdiri dari 21.200 TKI dan 185 TKA,” jelasnya.

Rata-rata, lanjut Helmi, TKA dipekerjakan di bidang industri kertas dan percetakan, industri kimia dan farmasi, industri tekstil, industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik, industri makanan, listrik, gas, air, jasa lainnya, serta perumahan kawasan industri dan perkantoran.

“TKA paling banyak di bidang industri kertas dan percetakan, jumlahnya mencapai 148 orang pada 46 proyek,” jelasnya.***

Tinggalkan Balasan