Masih Muda? Ini Dia Tips Memulai Investasi bagi Mahasiswa dan Pelajar

(ilustrasi)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Apakah anda seorang mahasiswa atau pelajar yang tertarik untuk berinvestasi? Ada banyak alasan yang memotivasi seseorang untuk melakukan investasi, namun sebaliknya tidak sedikit persoalan yang membuat ragu untuk melangkah.

Padahal, ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari berinvestasi sejak dini sehingga ada baiknya anda mengetahui beberapa informasi penting untuk memulai investasi.

Manfaat Berinvestasi untuk Mahasiswa dan Pelajar 

  1. Adanya Pemasukan Lebih

Untuk mendapatkan penghasilan tidak hanya dilakukan dengan cara membuka usaha atau menjadi pekerja seperti part-time atau freelance, melainkan bisa melalui investasi. Dengan berinvestasi di usia muda, mahasiswa atau pelajar bisa memiliki kesempatan untuk meningkatkan nilai keuangan. Hasil pendapatan ini bisa digunakan untuk uang jajan tambahan dan keperluan lain.

  1. Mandiri Finansial Sejak Dini

Dengan berinvestasi saat masih muda, anda akan merdeka secara finansial bahkan ketika beranjak dewasa. Anda tidak lagi bergantung pada orang lain, misalnya orang tua dari segi materi. Hal ini karena investor bisa memperoleh penghasilan pasif dari modal awal yang telah ditanam.

  1. Gaya Hidup Hemat

Melek investasi akan melatih anda agar hidup hemat dan menghindari sifat boros. Anda akan bisa menempatkan skala prioritas manakah yang termasuk kebutuhan dan mana yang hanya keinginan semata. Pasalnya, seorang investor biasanya memiliki komitmen untuk mengatur arah keuangan dan tentunya bisa mencegah berutang.

  1. Sarana Mengejar Mimpi

Benar sekali bahwa investasi mendukung dan mempermudah anda dalam meraih mimpi. Anak muda tentu memiliki banyak harapan dan cita-cita, misalnya ingin mempunyai kendaraan atau rumah sendiri, traveling keliling dunia, maupun mencapai jenjang pendidikan yang tinggi. Semua orang bebas dan boleh bermimpi, namun dengan berinvestasi akan membuat anda selangkah lebih dekat untuk mewujudkannya.

  1. Jaminan di Masa Depan

Ketika anda sudah produktif sejak muda, maka kemungkinan sukses di masa tua semakin terbuka lebar. Investasi memberikan keuntungan dalam jangka waktu singkat maupun panjang yang mana bisa anda rasakan di masa depan. Dengan begitu, kebutuhan akan terpenuhi dan bisa menjadi penolong saat situasi darurat.

Cara Mudah Memulai Investasi

  1. Menentukan Tujuan Jangka Panjang

Setiap orang memiliki tuntunan dan kebutuhan finansial yang berbeda-beda. Sebagai investor, anda harus konsisten dengan apa yang telah di mulai agar hasil akhir sesuai atau minimal mendekati harapan. Tujuan yang jelas akan menjaga semangat dalam berinvestasi jangka panjang, meskipun berada pada situasi ekonomi yang sulit.

  1. Mengatur Besaran Dana Investasi

Mahasiswa harus belajar mengolah dana untuk berinvestasi, misalnya sekitar 20-40 dari penghasilan. Anda bisa menyisihkan pendapatan kerja part time, freelance, maupun uang saku dari orang tua sebagai modal investasi. Namun, pastikan terlebih dahulu aneka kebutuhan primer terpenuhi, setelah itu pelajar baru bisa berinvestasi.

  1. Memilih Produk yang Paling Sesuai

Sebagai mahasiswa atau pelajar, mungkin sebagian besar masih bergantung kepada orang tua maka pilihlah produk investasi yang paling cocok. Anda bisa mempercayakan keuangan kepada jenis investasi yang menawarkan modal terjangkau. Untuk melihat beberapa pilihan untuk memulai investasi kamu dapat membaca pada tautan ini.

Seiring berjalannya waktu, dengan pengalaman dan pengetahuan yang cukup, barulah anda meningkatkan performa pada skala yang lebih besar.

Jenis Investasi yang Cocok untuk Mahasiswa dan Pelajar

  1. Reksa Dana

Investasi ini merupakan produk yang paling bersahabat bagi investor pemula. Pasalnya, akan dibantu oleh manajer investasi sehingga anda cukup menyetorkan modal. Kemudian, pihak manajer akan mengurus sisanya di mana risiko keuntungan maupun kerugian akan ditanggung secara rata kepada seluruh investor.

  1. Emas

Rekomendasi selanjutnya yang bisa dibilang cukup kuno adalah investasi emas. Meskipun demikian, tak diragukan lagi jika emas mendatangkan keuntungan optimal yang relatif stabil dengan nilai tinggi. Sebagai perhiasan, emas merupakan barang yang paling banyak diminati masyarakat, apalagi proses pengolahan investasi jenis ini juga tergolong mudah di mana anda bisa menyimpan dan menjualnya kapanpun.

  1. Deposito

Jika anda mencari produk investasi untuk percobaan dahulu, maka deposito termasuk salah satu di dalamnya. Pilihan yang direkomendasikan bagi mahasiswa ini, cenderung menghasilkan pendapatan bunga yang stabil. Jadi, prinsipnya investor menanam uang tabungan di bank, lalu berapa tahun ke depan dana akan bertambah dari perolehan bunga sesuai dengan jangka waktu, besaran modal, dan tentunya kebijakan masing-masing bank.

  1. Peer to Peer (P2P) Lending

Program yang juga disarankan bagi mahasiswa adalah P2P Landing. Sederhananya, anda akan berperan sebagai pihak yang meminjamkan dana kepada UMKM, jika nantinya bisnis tersebut menghasilkan keuntungan, maka investor akan mendapat bagian sesuai dengan kesepakatan awal. Uniknya, modal yang dibutuhkan tidak besar yang mana bisa dimulai dari nominal seratus ribu rupiah dengan hasil relatif lebih besar daripada deposito.

  1. Trading Saham

Saham merupakan produk investasi paling tepat bagi mahasiswa yang mengharapkan keuntungan besar. Sejalan dengan tingkat return yang tinggi, saham juga tergolong jenis investasi yang cukup berisiko sehingga membuat anda berpikir dua kali sebelum memilihnya. Secara sederhana, investor bisa melakukan jual beli lembar saham dengan harga yang bisa berubah-ubah dalam waktu singkat yang artinya bisa memperoleh untung dan rugi secara cepat.

  1. Obligasi

Apabila anda berniat ikut serta membantu negeri sekaligus memperoleh keuntungan, maka obligasi adalah pilihan yang sempurna. Mahasiswa yang berinvestasi pada produk positif ini, akan meminjamkan uang kepada pemerintah atau perusahaan obligasi sebagai modal usaha, pembangunan, dan lainnya. Nantinya, anda akan mendapat surat resmi yang diawasi langsung oleh pemerintah sehingga sangat terjamin keamanannya.

  1. Properti

Ketika mendengar kata properti, asumsi yang paling banyak berkembang adalah modal besar, risiko tinggi, pemasaran sulit, dan lain seterusnya. Padahal, jika anda mau sedikit saja mengubah mindset terhadap investasi properti tentu akan sangat menguntungkan. Mahasiswa yang mempunyai dana lebih, bisa mengalokasikannya ke dalam bentuk ruko, rumah kost, apartemen, hingga tanah kosong yang mana bisa diperjualbelikan di kemudian hari.

Nah, demikian ulasan singkat seputar Tips Memulai Investasi bagi Mahasiswa dan Pelajar. Setelah membacanya, maka anda semakin mudah untuk memahami pentingnya berinvestasi sejak dini, caranya, dan ragam produk yang direkomendasikan.

Lantas, apakah anda sudah siap untuk menjajal sensasi dunia investasi yang sangat menjanjikan ini? ***

Tinggalkan Balasan

Next Post

Bos Djarum Masih Jadi Orang Tertajir se-Indonesia versi Forbes

Sel Des 14 , 2021
390 Jakarta (Riaunews.com) – Forbes merilis daftar terbaru orang terkaya di Indonesia. Bos Grup Djarum, Hartono bersaudara, yakni Budi dan […]
%d blogger menyukai ini: