Selasa, 21 Mei 2024

Perjalanan Merger’ Duo Hijau’ Gojek dan Tokopedia Hingga Jadi GoTo

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Gojek dan Tokopedia merger jadi GoTo. (Foto: Bisnis.com)

Jakarta (Riaunews.com) – Dua perusahaan yang identik dengan warna hijau, Gojek dan Tokopedia resmi merger. Keduanya mengumumkan pembentukan Grup GoTo pada Senin (17/5/2021).

GoTo dibentuk sebagai bentuk kolaborasi usaha Gojek dan Tokopedia. Ini menjadi kolaborasi terbesar antara dua perusahaan internet dan layanan media di Asia.

Isu merger Gojek dan Tokopedia sejatinya sudah mencuat sejak awal tahun ini. Kabar merger bermula dari salah satu sumber yang menyatakan bahwa Gojek dan Tokopedia tengah mempertimbangkan potensi merger sejak 2018.

Diskusi untuk merger pun dipercepat setelah pembicaraan kesepakatan Gojek dan Grab Holding Inc menemui jalan buntu.

Hanya saja, Gojek dan Tokopedia kompak tak berkomentar atas isu yang berkembang pada awal 2021 tersebut.

VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak menyatakan pihaknya tak ingin berkomentar mengenai spekulasi pasar yang ramai dibicarakan publik.

“Kami tidak berkomentar untuk spekulasi atau rumor pasar,” katanya.

Begitu juga dengan Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita. Ia juga enggan berkomentar ketika ditanyakan soal isu merger.

“Kami tidak dapat memberikan komentar terhadap rumor dan spekulasi di pasar, ” ucap Nila.

Lalu, CEO Gojek Kevin Aluwi juga menolak berkomentar terkait isu merger. Ia ditanya mengenai isu merger Gojek dan Tokopedia pada acara Squawk Box Asia yang masuk dalam agenda pertemuan ekonomi Davos awal tahun ini.

Isu itu rupanya benar-benar nyata dan baru diumumkan hari ini. GoTo akan dipimpin oleh Andre Soelistyo dari Gojek sebagai CEO dan Patrick Cao dari Tokopedia sebagai Presiden GoTo.

“Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah dengan dibentuknya Grup GoTo serta menandai fase pertumbuhan selanjutnya bagi Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial,” terang Andre dalam keterangan resmi.

Sementara, Kevin Aluwi akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek. Kemudian, William Tanuwijaya akan tetap menjadi CEO Tokopedia.***

 

Sumber: CNN Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *