Rabu, 24 Juli 2024

Transgender Dinda Syarif Lakukan Operasi Buang Jakun, Apa Risikonya?

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Dinda Syarif, transgender yang baru-baru ini melakukan operasi buang jakun di Thailand.

Jakarta (Riaunews.com) – Selebritas transgender Dinda Syarif menjalani operasi pengangkatan jakun di Thailand.

Selebritas yang pernah mewakili Indonesia dalam ajang kecantikan transgender itu kini memiliki leher mulus tanpa jakun.

Apakah operasi pengangkatan atau pembuangan jakun seperti yang dijalani Dinda syarif ini aman? apakah ada risiko tertentu yang bisa dialami akibat operasi tersebut?

Dilansir dari WebMD, operasi pengangkatan jakun dalam ilmu medis dikenal dengan istilah chondrolaryngoplasty yakni sebuah prosedur pembedahan untuk mengurangi ukuran jakun Anda.

Jakun sendiri merupakan tulang rawan yang menonjol di bagian leher pria. Jakun berisi laring atau kotak suara, karena pria menumbuhkan laring yang lebih besar daripada wanita, jakun mereka tentu lebih jelas terlihat.

Operasi pengangkatan jakun juga bukan tergolong operasi besar. Dokter atau ahli bedah plastik biasanya akan membuat sayatan kecil di leher untuk kemudian mengikis ukuran jakun hingga hampir tidak menonjol. Bahkan, beberapa dokter tidak menganjurkan rawat inap setelah Anda menjalani operasi ini.

Apakah ada potensi risiko yang harus diwaspadai dari operasi buang jakun?

Bagaimanapun pembuangan jakun seperti yang dilakukan Dinda Syarif merupakan prosedur bedah yang tentu saja harus dilakukan oleh tenaga profesional. Oleh karena itu, penting untuk memilih ahli bedah berpengalaman untuk melakukan prosedur ini.

Dilansir dari Healthline, beberapa kasus dengan ukuran jakun yang sangat besar tidak dapat dihilangkan sepenuhnya atau berkurang secara signifikan.

Risiko lainnya yang juga bisa dialami orang yang melakukan prosedur ini adalah sebagai berikut.

1. Delirium dan masalah pernapasan

Anda bisa saja mengalami delirium pascaoperasi. Bertemu dengan ahli anestesi sebelum prosedur akan membantu meminimalkan risiko ini secara signifikan.

2. Perubahan suara

Penghapusan terlalu banyak tulang rawan pada jakun bisa mengubah suara Anda. Bahkan perubahan itu bisa bertahan permanen.

3. Bekas luka

Operasi pengangkatan jakun bisa menyebabkan pembentukan jaringan fibrosa atau perlengketan kulit pada atau di dekat area sayatan. Ini menyebabkan bekas luka terlihat cukup besar.***

 

Baca Artikel Asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *