Jumat, 9 Desember 2022

KPK Didesak Segera Usut Dugaan KKN “Anak Pak Lurah”

Dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran dan Kaesang, pernah dilaporkan oleh Ubedilah Badrun ke KPK namun hingga kini tak ada kedengaran diproses oleh lembaga yang dipimpin oleh firli Bahuri tersebut. (Foto: Tabloidbintang.com)

Jakarta (Riaunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk segera mengusut tuntas laporan dari Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun yang melaporkan kedua anaknya Presiden Joko Widodo.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengaku heran karena hingga detik ini sejak laporan dilayangkan Ubedilah yang melaporkan Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka atas dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) tak kunjung diusut tuntas oleh KPK.

“Tapi KPK tidak terdengar suaranya soal laporan itu, padahal Ubedillah sudah dipanggil KPK untuk dimintai keterangannya,” ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/5/2022).

Menurut Muslim, sikap KPK terhadap “Anak Pak Lurah” tersebut bertentangan dengan semangat memberantas korupsi dengan sejumlah agenda KPK.

“Kenapa kok tidak segera memanggil Gibran dan Kaesang temasuk PT SM? Ketidakjelasan sikap KPK soal pelaporan Ubedilah jangan sampai publik anggap KPK lindungi anak-anak Jokowi karena ada deal-deal tertentu,” pungkas Muslim.

Ubedilah diketahui telah melaporkan Gibran dan Kaesang beserta PT SM ke KPK pada Januari 2022 lalu. Ubedilah pun juga telah dimintai keterangan atas laporannya itu.

Namun demikian hingga empat bulan ini, belum ada perkembangan yang signifikan disampaikan oleh KPK atas tindaklanjut laporan Ubedilah tersebut.***

Tinggalkan Balasan