Jumat, 1 Juli 2022

Muannas Alaidid Gelar Sayembara Berhadiah Rp50 Juta Buru Pelaku yang Melucuti Celana Ade Armando

Wajah Ade Armando babak belur dan bercucuran darah karena dihajar sejumlah massa aksi demo 11 April 2022 di kawasan Gedung DPR RI Jakarta. (Foto: Detikcom)

Jakarta (Riaunews.com) – Tim kuasa hukum bakal menggelar sayembara untuk mencari pelaku pelucutan celana Ade Armando saat aksi demo di depan kompleks parlemen, Jakarta, 11 April lalu.

Selain babak belur karena dikeroyok, dalam peristiwa tersebut busana yang dikenakan Ade pun dilucuti massa.

“Mungkin ke depan akan kami buat sayembara kepada masyarakat yang bisa beri informasi terhadap itu,” kata salah satu kuasa hukum Ade, Muannas Alaidid di Jakarta Selatan, Selasa (19/4/2022).

Muannas mengaku pihaknya menyiapkan hadiah berupa uang Rp50 juta bagi masyarakat yang dapat menemukan pelaku pelucutan celana tersebut. Menurut Muannas uang itu merupakan hasil patungan atau sumbangan sahabat Ade Armando.

“Kami kasih Rp50 juta, itu uang kami pribadi dan sumbangan teman-teman yang memang simpatik sama Bang Ade,” ucap Muannas.

Laporkan Sekjen PAN ke MKD DPR
Selain itu, Muannas mengaku pihaknya berencana melaporkan Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus anggota DPR RI, Eddy Soeparno ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Sebagai informasi, Eddy juga telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh tim kuasa hukum Ade terkait dugaan pencemaran nama baik.

Kendati demikian, Muannas mengatakan belum bisa memastikan kapan laporan ke MKD itu akan dilakukan.

“Ya kita satu dua hari ini sedang kita koordinasikan, nanti kita kabarilah,” kata Muannas.

Muannas turut menyinggung soal hak imunitas yang dimiliki oleh seorang anggota DPR. Ia menilai hak itu malah justru digunakan secara sewenang-wenang oleh anggota dewan.

“Kalau dia anggota DPR, dia punya hak imunitas gitu, apakah boleh anggota DPR sewenang-wenang menuduh orang semaunya, kan enggak juga gitu,” tuturnya.

Apalagi, kata Muannas, Eddy yang merupakan Wakil Ketua Komisi VII DPR, tak memiliki kewenangan untuk berkomentar terkait kasus penistaan agama.

“Eddy Soeparno ini kan komisi 7 membawahi teknologi, energi, lingkungan hidup dan tidak ada kaitannya dengan penistaan agama Ade Armando, bukan dalam ruang lingkup pekerjaan dia, jadi enggak pas untuk bela diri dengan menggunakan hak imunitas,” ucap Muannas.***

 

Baca Artikel Asli

Tinggalkan Balasan