Selasa, 24 Mei 2022

Rampok Sandera Karyawan Alfamart, Polisi Terpaksa Lepaskan Tembakan

Kerumunan warga di tempat perampokan gerai Alfamart di Jatake, Tangerang.

Tangerang (Riaunews.com) – Sebuah minimarket Alfamart di Jatake, Pegadangan, Kabupaten Tangerang, dirampok oleh sekelompok orang pada Selasa (19/4/2022) malam. Aksi perampokan itu disertai penyanderaan karyawan minimarket.

Salah seorang warga yang tinggal tepat di sebelah Alfamart tersebut, Nini (36), mengaku awalnya mendengar suara orang berlari-lari sekitar pukul 22.00 WIB.

Setelah dua jam berselang, menurutnya, sejumlah aparat kepolisian mengetuk pintu rumahnya dan meminta dirinya mengungsi sementara.

Setelah itu, dia berkata, polisi masuk ke dalam rumahnya untuk mengakses bagian belakang Alfamart.

‘Enggak, denger suara orang lari doang. Kata saya ada apaan, jam 22.00 WIB lewat. Dari belakang dengarnya, apa warga atau enggak tahu. Saya lagi di dalam rumah,” ucap Nini kepada wartawan di lokasi, Rabu (20/4).

“Tengah malam saya disuruh mengungsi sama polisi, kan ada tembakan, polisi masuk ke dalam rumah. Belakangnya ada jalan, ada tanah kosong bolong ke sananya jadi bisa kabur dari belakang,” sambungnya.

Dia menyampaikan, upaya penangkapan pelaku perampokan berlangsung kira-kira hingga pukul 05.00 WIB. Menurutnya, suara tembakan terdengar sekitar lima kali selama upaya penangkapan berlangsung.

“Banyak, lebih dari lima kali. Di sini ramai banget,” katanya.

Nini menambahkan, jumlah korban yang diselamatkan sekitar tiga orang. Menurutnya, salah satu dari korban tersebut merupakan perempuan.

Sebagai informasi, sejumlah aparat kepolisian terlihat sedang berada di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) saat ini. Namun, tidak ada keterangan dari aparat kepolisian di lokasi terkait kegiatan yang tengah pihaknya lakukan.

Sebelumnya, sekelompok orang terekam kamera CCTV merampok Alfamart di Jatake, Selasa (19/4) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan membenarkan aksi perampokan dan penyanderaan ini.

“Betul, terjadi pencurian dengan kekerasan,” kata Zulpan saat dihubungi, Rabu (20/4).

Zulpan belum merinci kronologi kejadian, kerugian, termasuk korban perampokan ini. Para pelaku juga masih dalam pengejaran.

“Polisi masih mengejar para pelaku,” katanya.

Rekaman video perampokan ini sudah beredar luas di media sosial. Dalam video itu sejumlah pria terekam memasuki Alfamart Jatake.

Dimulai dari seorang pria berpakaian hitam yang tiba-tiba masuk dan memburu karyawan wanita.

Tak lama datang terduga pelaku lain masuk sambil membawa senjata tajam. Orang kedua ini sejurus mengamati situasi di sekelilingnya, lalu membuka kembali pintu masuk minimarket.

Setelah pintu dibuka terduga pelaku lain dengan senjata tajam kembali masuk. Kali ini, pelaku itu telah memegang seorang karyawan laki-laki.

Terdengar suara orang berteriak dalam rekaman video tersebut.***

 

Baca Artikel Asli

Tinggalkan Balasan