Kamis, 18 Juli 2024

Pemerintah Israel Ancam Media Lokal Haaretz Karena Kritis Atas Agresi ke Gaza

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Media lokal Haaretz.

Tel Aviv (Riaunews.com) – Menteri Komunikasi Israel Shlomo Karhi telah mengusulkan agar media lokal Haaretz dihukum karena liputan kritisnya terhadap agresi ke Jalur Gaza Palestina.

Dalam sebuah postingan di X, Karhi yang merupakan anggota Partai Likud Netanyahu menuduh surat kabar tersebut “menyabotase Israel di masa perang” dan bertindak sebagai “corong yang menghasut musuh-musuh Israel”.

Hukuman yang diusulkan termasuk melarang Haaretz menerbitkan pemberitahuan pemerintah dan segera menghentikan pembayaran apa pun kepada Haaretz dari entitas negara mana pun yang beriklan di outlet berita tersebut.

Karhi juga berupaya untuk mengakhiri semua langganan pemerintah terhadap publikasi tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, penerbit Haaretz, Amos Schocken, mengaku tak takut dengan ancaman pemerintah

“Jika pemerintah ingin menutup Haaretz, inilah saatnya membaca Haaretz,” ucap Schocken seperti dikutip Al Jazeera.

Haaretz menjadi salah satu media yang kritis melaporkan terkait agresi Israel ke Palestina.

Israel terus melancarkan agresi brutalnya ke Jalur Gaza imbas perangnya dengan milisi Hamas sejak 7 Oktober lalu.

Setelah 49 hari agresi, Israel dan milisi di Palestina, Hamas, sepakat gencatan senjata yang mulai berlaku hari ini, Jumat (24/11) pukul 07.00 waktu setempat atau 12.00 WIB.

Selama agresi, Israel menggempur warga sipil. Imbas serangan itu, lebih dari 14.800 warga di Palestina meninggal. Sementara itu, korban tewas di Israel akibat serangan dadakan Hamas diklaim mencapai 1.200 jiwa.

Selain itu, menurut laporan Al Jazeera, pasukan Israel menangkap lebih dari 3.000 warga Palestina termasuk anak-anak, perempuan, dan jurnalis, sejak 7 Oktober.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *