Kamis, 13 Juni 2024

Rusia dan Negara-Negara Islam akan Terapkan Standar Obat-Obatan dan Medis

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 

Kazan (Riaunews.com) – Para Ahli kesehatan dari Rusia dan negara – negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Tengah Mendiskusikan Standar umum untuk obat-obatan dan Medis. Diskusi ini diadakan oleh Kazan Forum selaku tuan rumah, mengundang negara Islam dan mayoritas Islam yang bekerja sama dengan Rusia, termasuk Indonesia.

Kazan Forum sendiri adalah acara diskusi tahunan yang diadakan di kota Kazan, Rusia. Rusia mengundang banyak ahli dari 80 negara Islam dan mayoritas Islam untuk berbincang seputar bisnis dalam berbagai sektor dengan Rusia. Tahun ini, Kazan Forum diadakan pada tanggal 14 hingga 19 Mei 2024.

Dalam sesi diskusi kesehatan, Rusia bersama negara anggota OKI akan menerapkan standar baru obat-obatan dan medis.Hal ini demi kontrol peredaran obat-obatan dan peralatan medis.

Dr. Kutayba Hasan, selaku ketua dewan direksi lembaga perdagangan dari Suriah mengatakan bahwa keputusan seperti ini akan membantu mengubah situasi penyediaan penduduk negara-negara Islam dengan obat-obatan dan peralatan medis yang diperlukan.

Perlu diketahui bahwa pengobatan modern masih tergolong hal baru pada beberapa negara berkembang. Para ahli di Kazan Forum mengatakan bahwa Menurut data statistik terbaru WHO, belanja kesehatan rata-rata negara adalah 11% secara global.

OKI dalam laporan terbarunya menyatakan bahwa angka serupa untuk negara-negara anggota OKI adalah sekitar 4-5%. Ini hampir dua kali lipat lebih rendah, angka ini sudah mengkahwatirkan.

Dr Kutayba melanjutkan, diantara masalah yang perlu dipecahkan salah satu yang terpenting adalah perbedaan dalam persyaratan pendaftaran perusahaan untuk produksi obat-obatan dan peralatan medis antara kementerian kesehatan di setiap negara Islam.

Suriah sendiri menghasilkan hingga 90% produk farmasi untuk pasar dalam negeri dan hanya mengimpor 10%. Ada peluang besar untuk meningkatkan tingkat kerjasama antara negara-negara Islam, Rusia, dan negara-negara Uni Ekonomi Eurasia.

Hasil diskusi para ahli kesehatan di Kazan Forum membuahkan 3 hasil. Penandatanganan perjanjian mengenai saling pengakuan atas registrasi obat antar negara, Pembentukan Otoritas Islam Eurasia (aliansi) untuk mengontrol produk dan obat-obatan, dan generalisir kondisi dan standar obat-obatan dan peralatan medis.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *