Selasa, 24 Mei 2022

Aktivis: Di Era Jokowi Koruptor Digelari Pancasilais Sementara Umat Muslim Dituding Radikalis

(ilustrasi: suaranasional)

Jakarta (Riaunews.com) – Di era rezim Joko Widodo (Jokowi) koruptor yang mencuri uang negara triliunan rupiah digelari Pancasilais bahkan dianggap paling membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara umat Islam dituding radikalis bahkan teroris.

“Kalau membaca narasi di media sosial khususnya Twitter di era Jokowi para koruptor mengklaim paling Pancasilais misalnya Setya Novanto, Imam Nahrawi, Juliari Batubara. Sedangkan umat Islam dituding radikalis,” kata aktivis politik Rahman Simatupang kepada redaksi suaranasional.com, Selasa (8/2/2022).

Menurut Rahman, para koruptor sengaja menggunakan narasi Pancasilais agar tidak disebut musuh negara.

“Sejatinya koruptor itu musuh negara yang menyengsarakan rakyat,” paparnya.

Kata Rahman, narasi radikal sengaja untuk menyudutkan kelompok Islam.

“Padahal kata radikal sebenarnya netral yang berasal kata radix artinya mengakar namun disalahartikan untuk menuding umat Islam yang bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadahnya,” jelas Rahman.

Rahman mengatakan, saat ini publik sudah mengetahui, klaim paling Pancasilais dan NKRI justru melakukan korupsi.

“Lihat saja para buzzer yang mengklaim paling Pancasila dan NKRI tetapi kelakuannya melakukan adu domba dan menyebarkan fitnah,” paparnya.***

Tinggalkan Balasan