Kamis, 22 Februari 2024

Diperkirakan 1,8 Juta Perantau Sumbar Balik Kampung Lebaran Ini, Polisi Siapkan Puluhan Posko

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Bus asal Sumatera Barat biasanya full booking setiap musim mudik.

Padang (Riaunews.com) – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah Tahun 2022, pihak Polda Sumatera Barat (Sumbar) menyediakan 89 posko pengamanan untuk menyambut para perantau yang akan pulang kampung.

Tidak hanya posko pengamanan terpadu, pihak kepolisian juga akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan arus lalu lintas.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa mengatakan 1,8 juta orang diprediksi akan mudik ke Sumbar pada Lebaran ini. Untuk itu pihaknya menyiapkan puluhan pos pengamanan.

“Sebanyak 89 pos disiapkan dengan rincian, 1 Pos Terpadu, 54 Pos Pengamanan dan 34 Pos Pelayanan,” katanya, Jumat (29/4/2022).

Teddy mengatakan setiap pos akan melayani pemudik mulai dari mengatur lalu lintas, kendaraan pemudik yang bermasalah, pecah ban, sakit, lelah dan sebagainya.

Pihaknya juga mempersiapkan mobil derek, tim pengisi bahan bakar minyak (BBM), serta tim kesehatan saat terutama saat puncak arus mudik.

“Untuk rekayasa lalu lintas dilakukan situasional, kami lakukan secara bertindak,” jelasnya.

Kemudian, ia mengatakan penerapan protokol kesehatan tetap harga mati walau saat ini diberikan kelonggaran untuk mudik, antisipasi terhadap penyebaran virus Covid-19 tetap dilakukan.

Ia juga mengimbau kepada pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya, agar selama dalam perjalanan (berkendara) tidak ugal-ugalan.

Senada, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan berbagai persiapan sudah dilakukan untuk menyambut para pemudik. Sebagian besar pemudik juga diperkirakan akan menggunakan jalur darat.

“Iya, kita sudah lakukan persiapan untuk menyambut para pemudik terutama untuk jalur darat,” katanya, Jumat (29/4).

Mengingat tingginya arus lalu lintas saat mudik, pihaknya sudah melakukan perbaikan jalan, terutama untuk jalan nasional.

Kesiapan jalan nasional untuk dilalui pemudik, kata Mahyeldi, mencapai 80 persen. Jalan di perbatasan seperti Sumbar-Riau dan Sumbar-Bengkulu saat ini sudah bagus. Namun Mahyeldi tak menampik bahwa masih ada beberapa titik yang terdapat jalan berlubang.

Kemudian untuk jalan provinsi juga sudah dikoordinasikan dengan Dinas PU Sumbar agar merapikan jalan dan memperbaiki kerusakan.

“Termasuk pinggir-pinggir jalan yang rusak itu juga sudah kami minta untuk diperbaiki,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mempersiapkan puluhan titik posko kesehatan untuk menyambut para pemudik. Di posko itu, nantinya juga dibuka gerai vaksinasi.

Selain kesiapan jalan dan posko kesehatan, Pemprov Sumbar juga berkoordinasi dengan PT Pertamina agar menjaga pasokan bahan bakar minyak untuk daerah itu.

“Kita sudah koordinasi, PT Pertamina berkomitmen menambah pasokan sehingga diharapkan tidak terjadi kelangkaan BBM,” kata Mahyeldi.

Di samping itu, Mahyeldi juga meminta pemerintah daerah hingga perangkat nagari (desa adat) agar mempersiapkan lokasi wisata termasuk soal protokol kesehatan.

“Momen Lebaran nanti pasti juga dimanfaatkan pemudik untuk berwisata,” ia menambahkan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *