Fadli Zon ke Megawati: Proklamator Bukan Hanya Soekarno, Jangan Belokkan Sejarah

Patung Soekarno di Bandar Lampung. (Foto: PWMU)

Jakarta (Riaunews.com) – Politikus Partai Gerindra Fadli Zon tidak setuju dengan keinginan Megawati Soekarnoputri agar kader PDIP mendirikan patung Soekarno di semua daerah. Penolakan Fadli Zon itu pun ditanggapi oleh Politikus PDIP Hendrawan Supratikno.

Hendrawan mengungkapkan bagi PDIP, patung proklamator dan bapak bangsa itu seyogianya dimaknai sebagai ekspresi literasi sejarah. Hendrawan menjelaskan antusiasme masyarakat yang belakangan tumbuh adalah respons kearifan untuk mengobati luka kolektif masa lalu, era saat ada upaya-upaya sistematis untuk melakukan De-Soekarnoisasi dan penyimpangan memori kolektif bangsa.

Lalu, apa tanggapan Fadli Zon?

“Proklamator itu adalah Soekarno dan Mohammad Hatta, dwitunggal. Bukan Soekarno saja. Jadi jangan membelokkan sejarah seolah Proklamator itu Soekarno sendirian. Itu dwitunggal, atas nama rakyat Indonesia,” kata Fadli Zon kepada SINDOnews, Jumat (29/10/2021) malam.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri menginstruksikan pengurus daerah PDIP untuk membangun patung Presiden Soekarno atau Bung Karno. Menurut Mega, Bung Karno adalah bapak bangsa dan pahlawan nasional.

“Kalau memungkinkan tentu tidak perlu terburu-buru, bikinlah di setiap daerah patung beliau. Mau tidak mau, suka tidak suka, beliau adalah proklamator kita, bapak bangsa, diberi gelar pahlawan nasional. Hal seperti itu harus diingatkan pada generasi muda,” ujarnya saat peresmian Prasasti Taman UMKM Bung Karno dan penandatanganan 16 Kantor PDIP yang digelar secara daring pada Kamis (28/10/2021).***

Tinggalkan Balasan

Next Post

Patung Soekarno Bisa Jadi Bumerang

Sab Okt 30 , 2021
326 Oleh: M Rizal Fadillah INSTRUKSI Megawati kepada kadernya agar di setiap daerah dibuat patung Soekarno bukan hal yang bagus. […]
%d blogger menyukai ini: