Minggu, 25 September 2022

GP Ansor Jakarta Nilai Pimpinan Holywings Ingin Cuci Tangan

Holywings lakukan promosi minuman keras namun dengan menyatut nama Muhammad yang membuat umat Islam Indonesia murka.

Jakarta (Riaunews.com) -Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta Muhammad Ainul Yakin mengkritik cara petinggi Holywings Indonesia yang sekadar minta maaf di media sosial menyikapi polemik promosi minuman beralkohol gratis bagi pelanggan bernama ‘Muhammad’ dan ‘Maria’.

“Kami juga menyesalkan sikap para petinggi manajemen Holywings yang terkesan lari dari tanggung jawab dan hanya melakukan permintaan maafnya melalui media sosial,” kata Yakin dalam keterangannya, Senin (27/6/2022).

Yakin lantas mendesak pemilik dan manajemen Holywings bisa tampil ke publik untuk meminta maaf secara terbuka. Ia juga memastikan pihaknya akan terus bergerak menuntut penutupan operasional Holywings di seluruh wilayah DKI Jakarta.

“Gerakan ini sebagai ungkapan kekecewaan kami umat Islam terhadap perilaku Holywings yang telah menggunakan nama Muhammad untuk promosi minuman beralkohol,” kata dia.

Selain itu, GP Ansor DKI mengapresiasi pihak kepolisian yang bergerak cepat mengusut pihak terkait dan telah menetapkan tersangka imbas polemik promosi tersebut. Tak cukup di situ, pihaknya juga menuntut kepolisian juga memeriksa pimpinan manajemen perusahaan.

“Kami Mendesak kepada yang terhormat Gubernur DKI Jakarta bapak Anies Baswedan untuk mencabut Izin Operasional Holywings di seluruh wilayah DKI Jakarta,” kata dia.

Holywings Indonesia baru-baru ini kembali meminta maaf terkait promosi minuman alkohol gratis untuk setiap pelanggan bernama Muhammad dan Maria. Manajemen Holywings lantas meminta doa masyarakat agar permasalahan tersebut cepat selesai. Mereka beralasan hal itu akan membantu 3.000 karyawan dalam mencari nafkah.

“Holywings meminta maaf. Kami memohon doa serta dukungan dari masyarakat Indonesia agar masalah yang terjadi bisa segera diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” kata manajemen Holywings Indonesia yang dikutip dari akun Instagram resminya, Ahad (27/6).

Selain itu salah satu pemegang saham Holywings, advokat Hotman Paris Hutapea, juga menemui Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis. Dalam pertemuan yang diunggah ke akun instagramnya tersebut, Hotman meminta maaf kepada umat Islam. Ia mengatakan persoalan ini nantinya bisa diselesaikan melalui proses hukum yang berlaku.

“Saya atas nama pribadi dan juga atas nama Holywings sebagai institusi memohon maaf kepada Bapak Kiai Cholis Nafis dan juga umat Islam,” kata Hotman yang diunggah dalam akun Instagram pribadi Hotman @hotmanparisofficial.

Promo yang diunggah Holywings Indonesia di media sosial telah menuai banyak kecaman dari elemen masyarakat di berbagai daerah. Hingga Jumat, enam staf yang terkait promo itu dijadikan tersangka oleh polisi.

Mereka antara lain Creative Director Holywings SDR (27), Head Team Promotion NDP (36), pembuat desain promo DAD (27), admin media sosial EA (22), Social Media Officer AAB (25), serta admin tim promo AAM (25).***

Tinggalkan Balasan