Sabtu, 28 Mei 2022

Habib Assegaf Nilai Yaqut Islam Liberal Karena Minta Masyarakat Hargai LGBT

Habib Noval Assegaf.

Jakarta (Riaunews.com) – Pernyataan Menag Yaqut Cholil Qoumas banyak ditanggapi oleh para netizen terkait pernyataan tentang berlaku baik kepada LGBT.

Salah satunya yang memberi kritikan pedas datang dari Habib Noval Assegaf.

Dia menyinggung Yaqut Cholil Qoumas dalam cuitannya di media sosial Twitter dan mengaitkan dengan paham Islam Liberal.

Noval Assegaf menilai jika pernyataan Gus Yaqut itu erat kaitannya dengan paham Islam Liberal sehingga tidak memiliki kekuatan untuk menghilangkan LGBT.

Namun sebaliknya meminta masyarakat menghargai kehadiran mereka.

“Cuma gini doang kerjanya. Penganut Islam Liberal memang tidak bermanfaat”, cuit Noval Assegaf di media sosial Twitter @NovalAssegaf.

Diberitakan, Menag Yaqut meminta masyarakat untuk menghormati hak-hak kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Menurut Yaqut, dia menyadari bahwa kaum LGBT ini merupakan sesuatu yang dilarang keras dalam ajaran Islam. Namun, dia meminta agar masyarakat untuk tetap menghargai hak-hak kelompok tersebut.

“Yang dihukumi haram berdasarkan hukum Islam adalah seks sesama jenis. Namun demikian, keberadaan LGBT tidak mengurangi martabatnya sebagai manusia,” kata Gus Yaqut, dikutip dari Hops.id, Kamis (3/3/2022).

Menurut Yaqut, kaum LGBT tidak bisa dipaksakan mengikuti perspektif ajaran agama Islam. Namun, dia juga melarang untuk main hakim sendiri terhadap LGBT.

“Sikap GP Anshor terhadap pelaku hubungan seks sesama jenis adalah hukum yang berlaku, sebagaimana kita tidak boleh main hakim sendiri terhadap mereka,” tegasnya.***

Tinggalkan Balasan