Rabu, 28 September 2022

Heboh Dugaan MNC Group Robohkan Masjid Warga Kebon Sirih, Alfian Tanjung Senggol Anies hingga Fahira Idris

Masjid Al Hurriyah dibongkar dan ditukar-guling oleh MNC Group. (Foto: Democarzy.id)

Jakarta (Riaunews.com) – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya kabar soal Masjid Al Hurriyah yang diduga dirobohkan oleh pihak dari MNC Group milik politisi sekaligus pengusaha, Hary Tanoesoedibjo. Menanggapi ini, Ustaz Alfian Tanjung pun ikut angkat bicara.

Ustaz Alfian menyarankan agar warga berkoordinasi dengan para tokoh seperti senator Fahira Idris.

Di media sosial, beredar narasi bahwa Masjid Al Hurriyah dihancurkan secara sepihak oleh MNC Group. Warga RW 06 Kebon Sirih Kecamatan Menteng Jakarta Pusat, disebut-sebut tengah memperjuangkan rumah ibadahnya yang dibongkar oleh PT GLD Property/ MNC Group Hary Tanoe.

Sementara itu, PT GLD Property angkat bicara terkait isu yang menyeret pihaknya secara tak berimbang. Katanya, pihak yayasan telah menyepakati pembongkaran Masjid Al Hurriyah.

“Berdasarkan persetujuan antara pihak Yayasan Masjid Al Hurriyah sebagai Nazhir dan GLD sebagai pihak pengembang, serta telah mendapatkan Persetujuan Ruislag dari Badan Wakaf Indonesia Provinsi DKI Jakarta,” kata Head Of Corporate Secretary PT GLD Property Hatunggal M. Siregar, dikutip Jumat (8/11/2022).

Sebelumnya diketahui, Ustaz Alfian Tanjung sempat menanggapi pesan WA yang disebut bersumber langsung dari Ketua RW 06 Kelurahan Kebon Sirih Tomy Tampatty.

“Yang pertama kita minta kepada pihak otoritas untuk membatalkan itu semua. Dan kedua, kepada seluruh masyarakat jangan juga terus menerus melepas rumahnya, menjual rumahnya dengan tanpa pertimbangan risiko geografis kita yang akan dikuasai oleh pihak-pihak tertentu,” kata Ustaz Alfian seperti terekam dalam Youtube Redaksi Islam.

Ustaz Alfian juga menyarankan kepada Ketua RW 06 Tomy untuk berkoordinasi kepada berbagai pihak seperti organisasi Muhammadiyah, NU, dan lembaga keumatan lainnya. Tomy juga disarankan untuk melakukan koordinasi dengan orang-orang yang diketahui punya ikatan emosional untuk eksisnya kembali Masjid Al Hurriyah tersebut.

“Segera mendatangi DPRD DKI Jakarta itu masih cukup banyak, ada teman-teman dari PKS, teman-teman dari Gerindra, dan teman-teman PDI Perjuangan juga banyak yang muslim. Tentu yang beragama Islam mereka juga punya komitmen untuk eksisnya sebuah masjid,” kata Ustaz Alfian.

“Temui segera siapa itu yang menjadi senator, apakah Ibu Fahira Idris, ayo Bu Fahira Idris, dan ada empat orang, yang tiga lagi segera ditemui untuk segera menyikapi ini,” lanjutnya.

Ustaz Alfian juga mengatakan kelembagaan lain seperti perkumpulan jawara, pimpinan wilayah Muhammadiyah dan NU DKI Jakarta juga seharusnya ikut bertanggung jawab atas kejadian ini.

Ia pun meminta Tomy untuk segera membuat perkumpulan yang dapat dimediasi atau difasilitasi oleh anggota DPD RI untuk DKI Jakarta seperti Fahira Idris untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Terakhir, Ustaz Alfian Tanjung juga meminta secara tegas ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk turun tangan menyelesaikan permasalahan Masjid Al Hurriyah.

“Ayo Pak Anies Baswedan bantuin, nih. Tolongin, nih, bahwa Masjid Al Hurriyah butuh tangan Bapak, butuh kebijakan Bapak, butuh otoritas Bapak,” tandasnya.

Di sisi lain, M. Siregar mengatakan pihaknya telah menempuh jalur hukum. Ia telah melaporkan kasus ini ke kepolisian atas tuduhan pencemaran nama baik.

“Seandainya memang benar pengirimnya adalah saudara Tomy Tampatty, maka terhadap yang bersangkutan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh Pihak Kepolisian berdasarkan Laporan Polisi nomor LP/B/599/III/2022/SPKT/POLRES METROPOLITAN/JAKPUS/POLDA METRO JAYA, tanggal 21 Maret 2022 terkait dengan dugaan tindakan pidana pencemaran nama baik dan menyiarkan berita bohong,” kata M. Siregar.***

 

Baca Artikel Asli

Satu komentar

  1. Bangs** Hari Panoe !!

Tinggalkan Balasan