Selasa, 6 Desember 2022

Luhut Tawarkan Pembangunan IKN Baru ke Arab Saudi

Luhut Binsar Panjaitan menjumpai Pangeran Muhammed bin Salman menawarkan investasi di IKN Baru.

Riyadh (Riaunews.com) – Tawaran kerja sama pembangunan Ibukota Negara (IKN) disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan kepada Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdul Aziz.

Hal tersebut dilakukan saat Luhut melakukan kunjungan kerja ke Riyadh, Arab Saudi pada 1 sampai 2 Maret 2022 sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo untuk membahas berbagai peluang kerja sama investasi kedua negara.

Keduanya menegaskan komitmen menjajaki peluang investasi, antara lain dalam pembangunan Ibukota Negara (IKN) baru, energi baru dan terbarukan, bidang lingkungan hidup, serta isu-isu lain yang menjadi kepentingan bersama.

“Saya senang kunjungan ke Arab Saudi dapat berjalan lancar. Pangeran Mohammed bin Salman juga menunjukkan sambutan yang sangat baik mengenai peluang investasi di berbagai bidang yang kita bahas,” ujar Menko Luhut dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (3/3/2022).

Sebagai komitmen menjajaki peluang investasi di Indonesia, Putra Mahkota juga telah menyampaikan akan melakukan kunjungan balasan ke Indonesia. Ini sekaligus menjadi lanjutan dari kerja sama bilateral antara kedua negara.

“Saya rasa ini menjadi bentuk komitmen yang sangat baik dari beliau untuk membahas lebih lanjut berbagai peluang kerja sama. Selain itu, Putra Mahkota juga menyampaikan bahwa bila Indonesia maju, maka Arab Saudi pun harus ikut maju,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Luhut juga bertemu dengan Menteri Investasi Arab Saudi, Khalid Al-Falih dan beberapa CEO perusahaan Arab Saudi untuk membahas realisasi sejumlah rencana investasi perusahaan Arab Saudi di Indonesia.

Indonesia dan Arab Saudi memiliki perhatian yang sama mengenai isu perubahan iklim yang saat ini sedang dihadapi oleh seluruh negara di dunia. Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan inisiatif untuk mengurangi emisi karbon selama beberapa dekade mendatang dan juga gencar berinvestasi pada green energy.

Ini sejalan dengan Indonesia sebagai negara yang memiliki perhatian khusus terkait isu perubahan iklim dan memiliki target untuk mencapai net zero emission di tahun 2060.

“Semoga kesempatan ini jadi langkah yang baik untuk kerja sama Indonesia dan Arab Saudi di berbagai bidang ke depannya,” demikian Luhut.***

Tinggalkan Balasan