MPR Minta Sri Mulyani Dipecat, Istana: Itu Urusan Jokowi

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Katadata)

Jakarta (Riaunews.com) – Istana merespons desakan sejumlah pimpinan MPR RI untuk memecat Menteri Keuangan Sri Mulyani. Desakan itu disampaikan Bambang Soesatyo dkk karena Sri Mulyani memangkas anggaran MPR RI untuk tahun depan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menegaskan kewenangan mencopot menteri ada di tangan Presiden Joko Widodo. Ia tak berkomentar banyak terkait desakan dari para anggota dewan itu.

“Kalau itu kan urusannya presiden mengenai pengangkatan dan seterusnya, pergantian menteri,” kata Pratikno di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (1/12/2021) sebagaimana dilansir CNN Indonesia.

Pada kesempatan itu, Pratikno juga menyebut belum ada rencana reshuffle kabinet. Ia menampik isu reshuffle kabinet akan digelar pada Rabu (8/12) yang bertepatan dengan Rabu Pon dalam penanggalan Jawa.

Pratikno berkata pemerintah sedang fokus menangani pandemi Covid-19. Ia meminta koleganya di kabinet tidak terpengaruh isu reshuffle di publik.

“Setahu saya tidak ada rencana tersebut. Jadi, pokoknya semua menteri tetap bekerja seperti biasa, semua Wamen tetap kerja,” ucap Pratikno.

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad mengusulkan agar Presiden Joko Widodo memecat Menteri Keuangan Sri Mulyani. Usulan itu diungkapkan karena Fadel tidak terima anggaran MPR dipotong.

Fadel juga kecewa dengan Sri Mulyani yang suka membatalkan agenda rapat. Ia menyebut Sri Mulyani tak cakap dalam mengatur kebijakan pemerintah yang berkelanjutan.

“Maka kami, ini atas nama pimpinan MPR Republik Indonesia mengusulkan kepada Presiden Republik Indonesia untuk memberhentikan saudari Menteri Keuangan,” tutur Fadel dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (30/11).

Sementara itu, Kemenkeu menegaskan pemotongan anggaran MPR RI dan lembaga pemerintah lain ada keharusan dan tak bisa dihindari. Pasalnya saat ini pemerintah sedang menfokuskan anggaran untuk bantuan penanganan Covid-19.***

Tinggalkan Balasan

Next Post

Tanggapi Dudung, Muhammadiyah: Umat Islam Sebaiknya Berdoa dalam Bahasa Arab seperti yang Dicontohkan Nabi

Kam Des 2 , 2021
341 Jakarta (Riaunews.com) – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti menanggapi pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung […]
%d blogger menyukai ini: