Minggu, 26 Juni 2022

PDIP Labusel Lapor Polisi soal Poster ‘Lebih Baik Bubarkan PDIP daripada MUI’

Logo PDIP di DPC Pacitan jadi sasaran vandalisme beberapa waktu lalu.

Labusel (Riaunews.com) – Kader PDIP di Labuhanbatu Selatan (Labusel) melaporkan pengelola akun grup Facebook ‘Komtas Ngopi Labusel’ ke polisi. Admin grup itu dilaporkan terkait unggahan poster dengan tulisan ‘Lebih baik bubarkan PDIP daripada bubarkan MUI’.

“Ya, kita sudah laporkan ke Polres Labuhanbatu. Terkait dengan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial,” kata Sekretaris DPC PDIP Labusel Muhammad Hasir kepada wartawan, Kamis (9/12/2021).

Hasir mengatakan laporan ke polisi dilakukan oleh Ketua PAC PDIP Kotapinang Nurhabibah. Laporan ini dibuat setelah Nuhabibah mendapat surat kuasa dari DPC PDIP Labusel.

Terlapor ialah Muhammad Yunus yang merupakan mantan Ketua Panwaslu Labusel tahun 2014. Yunus dilaporkan dalam kapasitas sebagai admin grup FB Komtas Ngopi Labusel.

“Dia dianggap bertanggung jawab karena mengizinkan unggahan yang berbau ujaran kebencian muncul di grup media sosial yang dikelolanya,” ujar Hasir.

Nurhabibah mengatakan dia membuat laporan ke polisi pada Rabu (24/11). Nurhabibah menjelaskan unggahan di grup tersebut dibuat oleh akun bernama Pian Siahaan pada Selasa (23/11).

“Dari awal membacanya, saya sudah merasa tidak enak. Terlebih postingan itu rupanya banyak dikomentari orang. Dari situlah akhirnya ini dibicarakan di DPC keesokan harinya,” kata Bibah.

Tanggapan Terlapor

Muhammad Yunus Nasution mengatakan dia menghormati proses hukum di Polres Labuhanbatu. Dia mengaku sudah pernah diperiksa oleh pihak Polres Labuhanbatu.

“Pemanggilan sudah dua kali. Yang pertama 29 November saya hadir. Pemanggilan kedua saya tidak hadir dan yang ketiga dijadwalkan besok,” kata Yunus.

Yunus mengaku, sebagai pengelola grup FB Komtas Ngopi Labusel, dia sudah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada PDIP. Dia menyampaikan hal itu melalui unggahan di media sosial pribadinya.

Yunus juga mengatakan istrinya telah meminta kerabat Ketua DPC PDIP Labusel melakukan mediasi. Namun, katanya, permintaan itu ditolak.***

Tinggalkan Balasan