Kamis, 22 Februari 2024

Peserta Aksi 212 Lebih Senang Acara di Monas Ketimbang di Masjid

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Peserta Aksi Reuni 212 mulai berdatangan di kompleks Masjid At Tin.(Foto: detik)

Jakarta (Riaunews.com)- Reuni Aksi 212 tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya lantaran tak digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Kali ini acara tersebut digelar di Masjid Agung At-Tin, Jakarta Timur dengan tajuk ‘Munajat Akbar Indonesia Berselawat’. Pergantian tempat dari Monas ke Masjid At-Tin ini membuat peserta yang hadir memiliki kesan tersendiri.

Salah satu peserta Reuni 212 yang hadir, Mita (26) mengungkapkan lebih senang suasana Reuni 212 digelar di Lapangan Monas ketimbang di Masjid At-Tin.

“Kalau di Monas itu pusat kota. Acaranya jadi tersorot banget kan. Entah kenapa suasananya lebih wah aja kalau di sana. Tapi kalau di sini [At-Tin] juga enggak apa-apa, yang penting kita bisa mensukseskan,” kata Mita saat berbincang dengan CNNIndonesia.com di Masjid At-Tin, Kamis (1/12/2022) malam.

Mita bercerita sempat menjadi peserta Aksi 212 pada 2016 lalu. Kemudian, ia hadir dalam reuni yang digelar di Monas pada 2018. Ia menyebut acara di Monas yang penuh dengan lautan massa menunjukkan persatuan umat Islam.

“Karena kan 212 memang identiknya dengan Monas, saya masih inget waktu itu di sana seperti lautan [manusia] putih-putih ramai,” ujar Mita.

Mita sengaja datang dari kawasan Tangerang, Banten menuju At-Tin bersama kedua rekannya. Ia tak mempersoalkan Reuni 212 digelar di masjid lantaran ada rasa kangen dengan suasana acara tersebut.

“Biar duluan sampai saja. Ingin merasakan suasananya. Kan salat tahajud dan salat subuh berjemaah lagi bersama, dengarkan tausyiah, biasanya ada pidato dari ulama-ulama kita,” katanya.

Tak hanya Mita, Saiful Bahri (30) juga mengatakan hal senada. Ia mengaku kaget mendapat kabar bahwa Reuni 212 dipindah ke Masjid At-Tin pada Selasa (29/11) lalu.

“Saya kira kan awalnya di sekitar Monas atau Istana, karena dari bulan lalu rencananya mau di sana kan. Ternyata Selasa ada pengumuman dipindah di sini,” kata Saiful yang rela datang jauh-jauh dari Purwakarta, Jawa Barat.

Saiful mengaku sempat ikut Aksi 212 pada 2016 lalu. Kemudian Ia rutin ikut lagi aksi serupa pada tahun 2017 dan 2018 di Lapangan Monas. Baginya, ada sesuatu yang berbeda bila Reuni 212 tak digelar di Monas.

“Ada yang beda aja ya. Dulu kan di lapangan luas banget terus ada panggung besar-besar. Ada Habib Rizieq juga dateng, Asik aja suasananya,” ujarnya.

Sebagai informasi, Reuni 212 merupakan lanjutan dari demonstrasi bertajuk Aksi 212 yang digelar pada 2 Desember 2016 silam di lapangan Monas.

Saat itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok didemo terkait dengan pernyataannya soal Alquran surat Al-Maidah Ayat 51. Aksi ini dimotori oleh GNPF MUI bersama FPI dan ormas Islam lainnya.

Khusus tahun ini, Reuni 212 dipindah ke Masjid At-Tin dengan pelbagai pertimbangan. Acara ini akan dimulai dengan salat tahajud, salat subuh berjemaah hingga munajat dan tausyiah para tokoh yang hadir.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *