Senin, 8 Agustus 2022

Rocky Gerung Akui Otak Ade Armando Cukup Bagus, Geng Cokro TV Bikin Dia Tertutup

Ade Armando saat tambil di kanal Youtube Cokro TV.

Jakarta (Riaunews.com) – Rocky Gerung mengakui otak Ade Armando itu bagus tapi sayangnya pergaulan atau cricle perkumpulan membuatnya jadi berubah.

Jadi Rocky Gerung mengakui otak Ade Armando itu bagus dalam perbincangan soal buzzer yang berkumpul di Cokro TV.

Dalam perbincangan dengan Hersubeno Arief, Rocky Gerung menguliti perkumpulan dan misi Cokro TV.

Menurut pengamat politik itu, Cokro TV itu mewakili jalan pikiran fundamentalistis, sebab konten yang ditayangkan di Cokro TV tidak memberi ruang percakapan dan perdebatan.

“Bagaimana mau berdebat rasioanal dengan orang yang cara pikirnya betul-betul fundamentalistis, Cokro TV ini fundamentalis karena membenci manusia, membenci pikiran dan pilihan orang, gimana mau diskusi,” kritik Rocky Gerung dikutip Hops.ID dari Youtube Rocky Gerung Official, Selasa 19 April 2022.

Nah menurutnya dengan bergabung pada sirkel Cokro TV, Ade Armando berubah jadi tertutup dan tidak menerima pandangan lain.

“Padahal saya percaya bahwa Ade, khusus Ade ya, itu otaknya bagus, ya karena waktu mahasiswa. Dia sebetulnya terbuka tapi ajaibnya geng itu (Cokro TV) yang bikin dia jadi tertutup,” katanya.

Makanya waktu para orang Cokro TV berkomentar soal insiden Ade Armando, harusnya pikiran dilawan dengan pikiran dong jangan digebuki, Rocky mengatakan akan susah. Sebab Cokro TV saja sudah membuat Ade Armando berubah jadi tertutup.

“Kalau dikatakan Ade Armando jangan dipukul dong, pikiran dilawan dengan pikiran, lho Ade Armando nggak pernah ucapkan pikiran, argumentasinya karena selalu dimulai dengan sinisme dan tudingan lain,” katanya.

Lain halnya, kata Rocky, andai Cokro TV dan kawanan Ade Armando beri kritik ke kekuasaan untuk membuka percakapan.

“Ini mereka mengkritik untuk menutup percakapan, ini otaknya terbatas membuat bangsa ini jadi bangsa nggak punya harapan lagi,” tutur Rocky.

Selanjutnya Rocky Gerung terus menguliti Cokro TV. Di matanya, isu atau konten yang dimainkan Cokro TV ya isu yang itu-itu saja dan dengan sendirinya menutup ruang perdebatan.

“Itu konsekuensinya kalau pikiran tertutup, nggak mau bercakap-cakap. Ini tabiat Cokro TV, mulai dengan membatalkan kemungkinan bercakap-cakap, potensi bercakap saja dibatalkan, gimana mau saling argumentasi,” kritiknya.***

Tinggalkan Balasan