Sindir Arteria Dahlan, Novel Baswedan: Kok Bisa ya Anggota DPR Berfikir Begitu, Belajar di Mana?

Politisi PDIP, Arteria Dahlan
Politisi PDIP, Arteria Dahlan.

Jakarta (Riaunews.com) – Pernyataan Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan tengah menjadi sorotan.

Dalam sebuah diskusi daring, Arteria menyebut Operasi Tangkap Tangan (OTT) tidak seharusnya dilakukan kepada polisi, jaksa, dan hakim.

Sebab, menurutnya, aparat penegak hukum tersebut adalah simbol negara.

“Bukan karena kita pro-koruptor, karena mereka adalah simbol-simbol negara di bidang penegakan hukum,” kata Arteria dalam diskusi bertajuk ‘Hukuman Mati bagi Koruptor, Terimplementasikah?’ pada Kamis (18/11/2021).

“Sebaiknya aparat penegak hukum, polisi, hakim, jaksa, KPK, itu tidak usah dilakukan instrumen OTT terhadap mereka, jadi marwah kehormatan harus dijaga,” kata Arteria saat dihubungi Kompas.com, Jumat (19/11/2021).

Ia menilai, OTT selama ini justru membuat gaduh dan menyebabkan rasa saling tidak percaya (distrust) antarlembaga.

Pernyataan politikus PDIP tersebut direspon oleh mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Melalui akun Twitter pribadi-nya, @nazaqistsha, Novel merespons cuitan mantan penyelidik KPK Aulia Postiera yang mengunggah berita tentang pernyataan Arteria.

Membalas cuitan tersebut, Novel menyinggung dengan kalimat satir yang menyebut sekalian saja semua pejabat tidak boleh di-OTT.

“Sekalian saja, semua pejabat tidak boleh di-OTT agar terjaga harkat dan martabatnya. Mau korupsi atau rampok uang negara bebas..,” kata Novel dalam cuitannya yang dikutip Tribunnews.com, Jumat (19/11/2021).

“Kok bisa ya anggota DPR berfikir begitu? Belajar dimana..,” tambah Novel.

Selain Novel, mantan penyelidik KPK lainnya, Rieswin Rachwell juga merespons dengan hal serupa.

Melalui akun Twitter-nya, Rieswin menyebut seharusnya semua pejabat–tak hanya aparat penegak hukum–adalah simbol negara sehingga tidak boleh di-OTT.

Sebab, jika ditangkap, akan mengganggu pembangunan.

“Lebih mudah tidak OTT daripada menyuruh jangan korupsi. Inilah wawasan kebangsaan pancasila anti-taliban,” tulis Rieswin, dikutip dari Tribunnews.com.***

Tinggalkan Balasan

Next Post

Arteria Dahlan Kurang Jauh Mainnya, Ini Dia Simbol Negara Menurut UUD 1945

Jum Nov 19 , 2021
390 Pekanbaru (Riaunews.com) – Politikus PDIP Arteria Dahlan sukses membuat heboh media, baik media mainstream maupun media sosial. Hal ini […]
%d blogger menyukai ini: