Kamis, 18 Agustus 2022

Viral Seorang Guru Menghina Habib Rizieq di Media Sosial Lalu Minta Maaf, Ini Kata Kuasa Hukum

Habib Rizieq Shihab.

Jakarta (Riaunews.com)- Sebuah video memperlihatkan seorang wanita yang diduga berprofesi guru bernama Eni Rohaeni menyampaikan permintaan maaf kepada Habib Rizieq Shihab.

Video itu viral di media sosial Twitter.

Dalam video itu, Eni meminta maaf karena cuitan pada akun pribadinya di Twitter menyampaikan kata yang tidak pantas terhadap Habib Rizieq.

“Assalamuallaikum, saya Eni Rohaeni ingin meminta maaf kepada Ustaz Habib Rizieq dan para pengikutnya atas cuitan saya yang tidak pantas,” kata Eni dalam video tersebut sebagaimana dikutip JPNN.com, Ahad (3/7/2022).

Eni mengakui bahwa dirinya telah melakukan kesalahan.

Dia memohon agar Habib Rizieq dan simpatisannya memaafkan dirinya.

“Ini murni kesalahan saya. Sekali lagi saya mohon maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, saya mohon maaf dibukakan pintu maaf,” tutur Eni.

Merespons itu, Ketua Bidang Advokasi DPP Front Persaudaraan Islam (FPI) Aziz Yanuar mengecam keras atas penghinaan yang dilakukan Eni terhadap Habib Rizieq.

“Ini murni kesalahan saya. Sekali lagi saya mohon maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, saya mohon maaf dibukakan pintu maaf,” tutur Eni.

Merespons itu, Ketua Bidang Advokasi DPP Front Persaudaraan Islam (FPI) Aziz Yanuar mengecam keras atas penghinaan yang dilakukan Eni terhadap Habib Rizieq.

“Saya pribadi mengecam keras hal itu,” ujar Aziz saat dikonfirmasi, Ahad.

“Tidak sepantasnya seorang guru bersikap seperti itu. Ada yang salah dalam pendidikan kita berarti selama ini,” ujar Aziz.

Aziz mengaku Habib Rizieq tidak marah telah dihina oleh Eni.

Namun, kata dia, Habib Rizieq akan marah bila seseorang mengina agama.

“HRS sendiri luar biasa pribadi agung, tidak pernah marah pribadinya dihina. Namun, bila agama dihina beliau marah luar biasa,” ujar Aziz.

Aziz mengaku pihaknya akan melaporkan Eni Rohaeni kepada polisi.

Namun, kata Aziz, rencana pelaporan itu bukan atas arahan Habib Rizieq, tetapi permintaan umat Islam.***

Tinggalkan Balasan