Rabu, 17 Agustus 2022

FK Senica Didegradasi, Bagaimana Nasib Egy?

Pemain FK Senica, Egy Maulana Vikri.

Bratislava (Riaunews.com) – FK Senica dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Slovakia atau Liga Fortuna usai tak lolos lisensi klub profesional 2022/2023. Nasib Egy Maulana Vikri di FK Senica pun kini dipertanyakan.

FK Senica semakin terpuruk setelah mengalami krisis keuangan yang membuat mereka sulit untuk menggaji pemain. Kini klub Slovakia itu gagal mendapatkan lisensi sebagai klub profesional.

Asosiasi Sepak Bola Slovakia (SFZ) memutuskan tidak memberikan FK Senica lisensi untuk berkompetisi di kasta tertinggi Liga Slovakia dan kompetisi antarklub Eropa musim 2022/2023.

“Badan lisensi telah mengambil keputusan soal lisensi klub FK Senica pada hari ini [Jumat, 27 Mei]. Pada tingkat pertama klub FK Senica tidak mendapatkan lisensi pada 29 April 2022.”

“Kemudian klub mengajukan banding dalam batas waktu yang ditentukan dan menyerahkan dokumen, yang dibahas dan dinilai oleh komite banding sebagai bagian prosedur lisensi,” tulis SFZ dalam situs resminya Futbalsfz.sk.

SFZ juga mengungkapkan alasan FK Senica tidak mendapatkan lisensi klub profesional untuk kompetisi kasta tertinggi 2022/2023.

“Karena belum bisa memenuhi persyaratan infrastruktur [stadion tuan rumah] dan finansial [laporan rekening tahunan, gaji karyawan, dan perencanaan informasi keuangan untuk masa depan],” tulis SFZ.

“Maka badan lisensi memutuskan untuk menegakkan keputusan tingkat pertama dan tetap tidak memberikan lisensi klub FK Senica untuk memulai kompetisi Liga Fortuna dan klub UEFA di musim 2022/2023. Klub [FK Senica] juga tidak bisa menunjukkan dalam dokumentasi banding bahwa mereka telah menghapus alasan yang menyebabkan tidak diberikannya lisensi dalam proses tingkat pertama,” tulis SFZ menambahkan.

SFZ juga menegaskan keputusan ini sudah final dan FK Senica tidak dapat mengajukan banding.

“Keputusan Komite Banding Lisensi hari ini adalah final dan tidak dapat diajukan banding. Badan Lisensi juga tidak memiliki wewenang untuk menentukan peserta dalam kompetisi. Ini berarti bahwa dalam kasus ini Badan Lisensi sama sekali tidak bisa menentukan masuknya klub mana pun dalam kompetisi, yang berada di bawah SFZ. Dalam hal ini, Persatuan Klub Liga memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa yang akan menggantikan FK Senica di Liga Fortuna,” tulis SFZ.

FK Senica musim ini diperkuat dua pemain Timnas Indonesia yaitu Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Masalah yang dihadapi Senica ini pun membuat nasib Egy dan Witan dipertanyakan.

Witan dipastikan tidak akan memperkuat FK Senica musim depan karena sang pemain telah mengkonfirmasi bakal kembali ke Lechia Gdansk. Witan mengaku akan kembali ke Lechia karena masih memiliki sisa kontrak selama satu musim dengan klub Liga Polandia tersebut.

Sementara Egy masih berstatus pemain FK Senica setelah pada Januari 2022 lalu sang pemain menandatangani perpanjangan kontrak hingga 1,5 tahun ke depan.

Namun, hingga kini juga belum diketahui pasti nasib Egy setelah FK Senica dipastikan gagal mendapatkan lisensi klub profesional untuk tampil di kasta tertinggi Liga Slovakia 2022/2023.

Yang jelas sejumlah pemain pilar dan pelatih FK Senica telah memutuskan mundur dari klub, beberapa waktu lalu. Langkah ini juga bisa menjadi pilihan Egy untuk mencari klub lain di Eropa yang lebih sehat secara finansial.***

Tinggalkan Balasan