Striker Palace Wilfried Zaha, Mengaku Alami Pelecehan Rasial dari Indonesia Usai Timnya Kalahkan Manchester City

Striker Palace Wilfried Zaha.

London (Riaunews.com) – Striker Crystal Palace Wilfried Zaha membeberkan pelaku pelecehan rasial di media sosial, termasuk dari netizen Indonesia.

Zaha tampil gemilang saat Palace mengalahkan tim raksasa Liga Inggris, Manchester City di Stadion Etihad pada akhir pekan lalu. Zaha menyumbang satu gol pada pertandingan yang dimenangkan Palace dengan skor 2-0.

Zaha sebenarnya punya kesempatan cetak dua gol di laga tersebut, namun peluangnya dihentikan lewat pelanggaran Aymeric Laporte yang berujung kartu merah.

Selepas pertandingan, Zaha mendapat teror melalui direct message di Instagram. Striker asal Pantai Gading itu pun sengaja mengunggah lima pesan rasial dan kata-kata kasar.

Satu dari lima pengirim pesan tersebut diketahui berasal dari Indonesia. Sebab, pelaku kedapatan menggunakan bahasa Indonesia untuk menyerang Zaha.

Zaha sengaja mengunggah lima akun tak bertanggung jawab tersebut di Instastory sebagai bentuk perlawanan terhadap pelaku rasial.

“Saya di sini untuk segala omong kosong alih-alih memperbaiki masalah yang sebenarnya!”

“Saya tak keberatan dilecehkan karena sekarang itu menjadi bagian dari pekerjaan saya meski itu bukan pemakluman tetapi warna kulit saya akan selalu menjadi masalah sebenarnya. Tetapi itu tidak apa-apa karena saya akan selalu menjadi hitam dan bangga,” tulis Zaha.

Kepada CNN, Zaha pernah mengaku takut membuka media sosial Instagram karena banyak pesan rasial yang dia terima. Namun, kali ini Zaha memberikan perlawanan balik.

Zaha tidak berjuang sendirian untuk memerangi aksi rasial dari warganet. Striker Chelsea Romelu Lukaku menyebut CEO media sosial perlu bertemu dengan bintang sepak bola demi menghilangkan pelecehan yang dilakukan warganet.

“Saya harus berjuang bukan hanya untuk diri saya sendiri. Saya berjuang untuk putra saya, anak-anak saya di masa depan, saudara laki-laki, dan untuk semua pemain dan anak-anak mereka. Anda tahu saya berjuang untuk semua orang,” ujar Lukaku.

Zaha sendiri pernah membela timnas Inggris kelompok umur 19 dan 21. Namun, sejak 2017 pemain kelahiran Abidjan itu memilih untuk membela tanah kelahirannya, Pantai Gading.

Hingga saat ini Zaha tercatat dua kali membela klub profesional, Crystal Palace dan Manchester United. Pemain Akademi Palace itu sempat dua musim mencoba peruntungan ke Man Utd sebelum akhirnya kembali memperkuat The Eagles.***

Tinggalkan Balasan

Next Post

Gubri Dukung Dewan Bentuk Pansus Atasi Konflik Lahan di Riau

Sen Nov 1 , 2021
388 Pekanbaru (Riaunews.com) – DPRD Riau membentuk Panitia Khusus (Pansus) tentang konflik lahan masyarakat dengan perusahaan di Provinsi Riau. Gubernur […]
%d blogger menyukai ini: