Senin, 8 Agustus 2022

Bulu Tangkis SEA Games 2021: Gregoria Dan Putri Kusuma Wardani Ditaklukan Jagoan Thailand, Final Tunggal Putri Tanpa Indonesia

Gregoria Mariska Tunjung sedang beraksi di semi Final (Foto: PBSI)

Bac-Giang (Riaunews.com) – Pemain bulu tangkis Tunggal Putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung keok dan menerima kekalahan setelah berhadapan sengit dengan jagoan putri asal Thailand Phittayaporn Chaiwan . pertandingan tersebut berlangsung di Bac-Giang Gymnasium, Vietnam, pada Sabtu siang (21/05/2022) WIB.

Gregoria harus menelan kekalahan setelah berjuang 34 menit lamanya yang dipisah menjadi dua babak. Gregoria terus memberikan perlawanan dan memimpin permainan. Namun, Phittayaporn Chaiwan berhasil menaklukkan Gregoria Mariska Tunjung dua babak sekaligus dengan skor 18-21 dan 15-21.

Penampilan Putri Kusuma Wardani dalam ajang semi final melawan Thailand (Foto: PBSI)

Kekalahan Gregoria Mariska Tanjung membuat Indonesia tak memiliki wakil untuk Final mendatang. Dikeranakan wakil putri tunggal lainnya, Putri Kusuma Wardani kewalahan meladeni pemain Thailand, Pornpawee Chochuwong dan menerima kekalahan dua babak seperti Gregoria di hari yang sama dengan skor 16-21 dan 9-21.

Dengan hasil ini, kedua wakil Putri Tunggal Indonesia hanya memperoleh medali perunggu. Namun, Putri KW merasa puas dengan hasil jerih payahnya. “walau cuma medali perunggu, tapi saya cukup puas dengan hasilnya” kata Putri KW sebagaimana dikutip dari Skor.id. “ini pertama kalinya saya terjun ke SEA Games. Dan peringkat lawan juga jauh diatas saya. Saya harus latihan ekstra untuk menambah tenaga dan memperkuat otot” tambahnya.

Berbeda dengan Putri yang merasa puas, Gregoria mengaku kecewa dengan usahanya pada pertandingan ini. “saya ingin memberikan perlawanan sengit untuk menekan lawan, Tapi jarak skor lawan sudah terlalu jauh. Ini kerena saya yang tidak konsisten.” Imbuhnya.

Kekalahan dua wakil Indonesia ini membuat Final dikuasai oleh Thailand. Phittayaporn Chaiwan melawan Pornpawee Chochuwong yang dilaksanakan pada Minggu (22/05/2022).

Penulis: Ananda Pratama Fitriandi

Tinggalkan Balasan