Kamis, 29 Februari 2024

Diungkap Musni Umar, Banyak Kader Demokrat dan Gerindra Ingin Anies Jadi Presiden

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Musni Umar.

Jakarta (Riaunews.com) – Loyalis Anies Baswedan, Musni Umar memberikan reaksi mengenai adanya kader Partai Demokrat dan Gerindra yang disebut masih mendukung Anies Baswedan.

Dikatakan Musni Umar, dukungan tersebut masih dilakukan karena mereka menginginkan perubahan betul-betul terjadi di Indonesia.

Mereka disebutkan Musni Umar, mulai dari kader Partai Demokrat dan Gerindra yang anggota DPRD maupun bukan anggota DPRD banyak yang jadi caleg partai NasDem.

“Karena ingin pilih dan perjuangkan Anies jadi presiden untuk mewujudkan perubahan. Ini fakta,” kata Musni Umar dalam keterangannya di aplikasi X @musniumar (22/11/2023).

Dari informasi yang dihimpun, ditemukan data sekitar 42 persen pendukung Partai Demokrat masih memilih untuk mendukung Anies Baswedan, sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2024.

Hal tersebut mencerminkan dinamika politik yang menarik di tengah persiapan menuju pemilihan presiden mendatang.

Selain itu, situasi politik semakin memanas dengan dipecatnya seorang anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) yang berasal dari Partai Gerindra.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Aulia Aqsa dipecat dari Partai Gerinda. Dia dipecat karena mendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

Aulia memang belum lama ini secara terbuka mendeklarasikan dukungannya terhadap Anies Baswedan, yang bertentangan dengan kebijakan Partainya.

Keputusan Partai Gerindra untuk memberhentikan anggota DPRD tersebut menyoroti perpecahan dalam barisan partai politik.

Selain itu, juga menciptakan tanda tanya mengenai sejauh mana partai-partai politik akan bersatu dalam menyikapi pilihan calon presiden

Dengan dukungan yang masih kuat dari sebagian besar pendukung Partai Demokrat, Anies Baswedan menjadi salah satu figur yang patut diperhatikan dalam bursa calon presiden 2024.

Sementara itu, pergolakan internal di antara anggota DPRD menciptakan dinamika politik yang semakin kompleks menjelang pesta demokrasi mendatang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *