Sabtu, 1 Oktober 2022

Gerindra Respon Upaya Penjegalan Prabowo Lewat Baliho

Geindra nilai baliho yang tersebar dinilai sebagai upaya penjegalan terhadap Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.

Jakarta (Riaunews.com) – Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, merespons dugaan adanya upaya penjegalan terhadap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) lewat baliho-baliho di daerah.

“Pak Prabowo juga mau dijegal. Itu sekarang baliho di seluruh daerah masif. Tapi balihonya membuat rating Pak Prabowo turun kok itu. Banyak,” ujar Dasco dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Baca Juga: Riza Patria Mengaku Akan Usung Prabowo Meski Anies Jadi Capres

Dasco menyebut, baliho-baliho itu tersebar di daerah-daerah yang menjadi lumbung suara Prabowo di Pilpres 2019, di antaranya Sumatera Barat (Sumbar), Aceh, Kalimantan Selatan, dan Madura. Namun, Dasco tak merinci isi dan konten baliho yang dinilai menjatuhkan ‘rating’ Prabowo itu.

“Itu di daerah yang pemilih Pak Prabowo cukup tinggi di Sumbar, di Aceh, di Kalsel, di Madura, itu masif,” ungkap Wakil Ketua DPR itu.

Dasco mengatakan pihaknya sudah mengetahui keberadaan baliho-baliho penjegalan Prabowo tersebut. Hanya saja, dia tidak mau membeberkan upaya penjegalan itu datang dari sesama parpol atau ormas.

“Kan kalau secara masif, dia itu kan mengorganisir orang banyak, dananya juga banyak. Ya kita tahu lah (pelaku pemasang baliho). Tapi ya sudahlah,” kata Dasco.

Baca Juga: PKB Tolak Jokowi Jadi Cawapres Prabowo di 2024

Dasco mengatakan Gerindra sudah menindaklanjuti pemasangan baliho-baliho Prabowo itu dengan melapor ke pihak yang berwajib. Dia juga telah meminta para kader Gerindra di daerah-daerah untuk segera mencopot baliho tersebut.

“Kita nggak cuma laporan, kita karena kemudian bukan kita yang pasang, ya kita instruksikan ke kader di daerah itu untuk dicopot, dan banyak juga,” kata Dasco.***

Tinggalkan Balasan