Selasa, 23 Juli 2024

Prabowo Minta Maaf Gibran Absen Dialog Muhammadiyah, Sebut Pasangannya Hadiri Acara NU

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto hadir di acara Dialog Publik yang ditaja Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Surabaya (Riaunews.com) – Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto meminta maaf karena cawapresnya Gibran Rakabuming Raka tak bisa hadir dalam Dialog Publik Muhammadiyah Bersama Calon Pemimpin Bangsa yang digelar di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), Jumat (24/11/2023) pagi.

Gibran semestinya mendampingi Prabowo untuk hadir dalam dialog yang juga disiarkan daring lewat saluran Youtube UMS itu.

Namun, kata Prabowo, Gibran harus menghadiri acara PP Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto, Jawa Timur.

“Hari ini saya minta maaf Gibran Rakabuming Raka tidak bisa hadir karena justru ada acara lain yang bersamaan waktunya, di Jatim juga, tapi yang menyelenggarakan adalah NU,” kata Prabowo disambut tawa audiens di auditorium kampus UMS.

Menteri Pertahanan RI itu kemudian bersoloh, jika NU dan Muhammadiyah bersatu, maka negara ini sudah mantap.

“Jadi negara ini, NU-Muhammdiyah, sudah mantap, negara mantap, kira-kira begitu,” ujar pria yang juga Ketum Gerindra itu.

Pada kesempatan itu, Prabowo mengatakan di lain kesempatan Gibran pasti bisa diajak berdialog oleh Muhammadiyah di lain waktu.

“Saya minta maaf Mas Gibran tadi, setiap saat saudara-saudara ingin dialog saya kira Mas Gibran pasti pasti mau,” kata dia.

Sebelumnya, Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengatakan Gibran tak bisa mendampingi Prabowo di UMS karena akan hadir ke acara PP Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto, Jawa Timur.

Ia menyebut Prabowo dengan Gibran berbagi tugas untuk menghadiri acara berbeda yang digelar bersamaan pada hari ini.

“NU dan Muhammadiyah adalah komponen penting dalam lanskap Islam rahmatan lil alamin di Indonesia, sehingga tidak mungkin dinafikkan satu sama lain,” kata Nusron mengutip keterangan tertulis, Jumat.

Nusron mengatakan pihaknya memandang dua acara tersebut sama penting, sehingga Prabowo dan Gibran harus membagi tugas agar tetap bisa hadir ke kedua acara tersebut.

Ia pun meminta maaf kepada publik lantaran paslon yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM)itu tak bisa menghadiri satu forum yang sama secara bersamaan hari ini.

“Mohon maaf kepada masyarakat yang ingin keduanya hadir bersamaan, tetapi bagi kami dua acara ini sama pentingnya dan pembagian tugas ini adalah jalan tengahnya,” ucap Nusron.

Dialog Publik Muhammadiyah Bersama Calon Pemimpin Bangsa digelar maraton di tiga kota dalam tiga hari terakhir, termasuk Jumat ini.

Pada Rabu (22/11) lalu paslon nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menjadi pembicara di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kemudian pada Kamis (23/11), paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang menjadi pembicara di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *