Jumat, 1 Juli 2022

Refly Harun Nilai Selain Luhut PDIP Mulai Tolak Jokowi

Refly Harun
Refly Harun

Jakarta (Riaunews.com) – Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menilai bahwa tak hanya Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah ditolak oleh PDIP.

Refly menilai hal itu membuat Presiden Jokowi mencari perlindungan sementara kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Terkait hal tersebut, Refly pun mengaku setuju dengan Pengamat Politik Rocky Gerung yang sebelumnya menyebut Presiden Jokowi tengah berlindung kepada Anies Baswedan.

“PDIP sekarang jadi partai yang paling getol menolak suara istana untuk menunda pemilu dan menginginkan mafia minyak goreng diungkap,” ujarnya dilansir dari kanal YouTube Refly Harun, Rabu (27/4/2022).

Menurut Refly, PDIP kini tak hanya menembak Luhut,

“Langkah tersebut bisa melukai Presiden Jokowi juga. Jika Luhut tertembak, tentu akan melukai Presiden Jokowi,” ungkapnya.

Advokat itu pun menilai Jokowi tengah dilema memilih untuk memihak PDIP dan Megawati Soekarnoputri atau Luhut Binsar Pandjaitan.

Oleh karena itu, kemungkinan besar Jokowi akan mengulur waktu dan tak mau memilih secara tergesa-gesa.

“Akhirnya, Jokowi pun perlu perlindungan sementara kalau ada apa-apa dalam kondisi politik Tanah Air. Ini menurut Rocky, ya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Refly mengatakan bahwa Anies merupakan representasi dari banyak hal.

“Anies itu akademisi, dekat dengan kepentingan AS, dan diterima di kalangan Islam. Satu-satunya aktor yang bisa diajak komunikasi mungkin salah satunya adalah Anies Baswedan,” katanya.***

Tinggalkan Balasan