Sabtu, 28 Mei 2022

Suaminya Dukung Anies Baswedan, Tsamara: Kami Sama-sama Dewasa

Tsamara Amany dan suami, Ismail Fajrie Alatas.

Jakarta (Riaunews.com) – Tsamara Amany buka suara soal cuitan suaminya di Twitter yang dikaitkan dengan keputusannya keluar dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Awalnya, seorang netizen mengunggah sebuah tangkapan layar cuitan suaminya. Cuitan itu berisi apresiasi terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terhadap penanganan Covid-19.

“Salut dengan kinerja Pak Gub @aniesbaswedan dalam penanganan Covid-19. Berdoa dan berharap yang terbaik untuk Indonesia,” tertulis dalam tangkapan layar.

Netizen yang mengunggah tangkapan layar itu menuliskan caption “Pantesan Tsamara Amany keluar dari PSI. Ternyata suaminya….”

Tsamara lalu mengomentari unggahan itu. Ia menyebut politik hari ini mengesankan perempuan tidak bisa mengambil keputusan secara independen.

“Politik hari ini: perempuan dianggap tidak bisa mengambil keputusan secara independen. Seolah perempuan itu objek lemah yang dengan mudah ‘disuruh’ & ‘dipengaruhi’ oleh laki-laki,” cuit dia.

Menurutnya, mencari-cari cuitan suaminya adalah tindakan yang norak. Ia pun menegaskan suaminya tidak tertarik dengan politik praktis.

“Dan, agak norak nggak sih, cari twit pasangan saya yang dari dulu gak pernah tertarik politik praktis?” tulis Tsamara.

Lebih lanjut, Tsamara juga menyatakan bahwa ia dan suaminya sudah sama-sama dewasa. Dalam karier, ia menyebut mereka mengambil keputusan secara independen

“Saya & @ifalatas itu sudah sama-sama dewasa. Kami punya pemikiran masing-masing. Terkadang sama, terkadang beda. Nggak apa-apa dalam pernikahan kan memang perjalanan saling melengkapi. Dan kami bisa ambil keputusan yang menyangkut karir kami secara independen,” cuit Tsamara.

Tsamara sebelumnya mengumumkan pengunduran dirinya sebagai kader dan pengurus partai. Pengumuman itu disampaikan Tsamara lewat channel YouTube pribadinya, Senin (18/4).

“Selama lima tahun sebagai Ketua DPP, per hari ini, 18 April 2022 saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pengurus dan kader PSI,” kata Tsamara dalam pernyataannya.

Dia mengatakan, keputusannya untuk mundur dari PSI berdasarkan pertimbangan pribadi. Dia mengaku ingin melakukan perjalanan baru di luar jalur partai politik. Terutama dalam memperjuangkan isu-isu perempuan.***

 

Baca Artikel Asli

Tinggalkan Balasan