Rabu, 17 Agustus 2022

Viral, GP Ansor Haramkan Anggotanya Gabung PKS, Tapi Boleh Partai Warna Merah, Hijau atau Kuning

GP Ansor haramkan anggotanya gabung dengan PKS.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Beredar sebuah video berisi pernyataan Kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengharamkan anggotanya untuk bergabung menjadi kader ataupun pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pernyataan itu disampaikan bertepatan dengan pelantikan kader GP Ansor di daerah Muntilan, Jawa Tengah.

Dalam keterangan, pengurus GP Ansor yang berpidato menilai, ideologi PKS berbeda jauh dengan organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU) itu.

“Yang penting memberikan maslahat organisasi Ansor. Yang patut jenengan (Anda) pegang jangan sampai kader Ansor jadi kader PKS. Itu haram,” kata pengurus Ansor saat melantik kadernya, dikutip Hops.ID dari pengguna twitter @maspiyuaja, Jumat (1/7/2022).

GP Ansor menilai bahwa ideologi yang dikembangkan PKS sangat bertentangan atau berbeda dengan NU.

“Kenapa? Karena secara aturan dalam peraturan dasar kita, secara ideologi sudah berbeda jauh,” tuturnya melanjutkan.

Namun, dalam keterangan, kader GP Ansor tetap dipersilahkan manakala ingin bergabung atau terjun ke dunia politik praktis.

“Mau berpolitik warna hijau, merah, kuning, tapi jangan oranye campur putih, haram bagi kader Ansor,” ujarnya tegas.

Lebih lanjut ia mengatakan, kader GP Ansor diperingatkan agar lebih berhati-hati pada momentum politik pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Tak hanya itu, kader GP Ansor disarankan tak perlu khawatir atas apapun, sebab peluang-peluang masih terbuka.

“Apalagi menjelang momen-momen politik 2024 nanti masih dalam kepengurusan Anda masih berjalan. Tapi jangan lupakan hal-hal yang lain, bahwa peluang-peluang yang lain masih itu masih banyak sekali.”tukasnya mengingatkan.

Seperti diketahui, video tersebut diunggah oleh pemilik akun twitter @Maspiyuaja dengan durasi 1 menit 2 detik pada 30 Juni 2022 pukul 15.59 WIB.

Dalam link berita sebagaimana unggahan @maspiyuaja, diterangkan pula, pelantikan pengurus GP Ansor itu terjadi di daerah Muntilan, Jawa Tengah.***

Tinggalkan Balasan