Jumat, 1 Juli 2022

Polisi Tahan 17 Orang Terkait Kerusuhan di Desa Tarantang

Korban kerusuhan di perkebunan sawit di Desa Tarantang, Kampar. (Foto: kompascom)

Bangkinang (Riaunews.com) – Aparat kepolisian telah menindak para pelaku penyerangan terhadap petani sawit di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan, saat ini sudah diamankan 17 orang pelaku kekerasan terhadap warga tersebut.

“Sebanyak 17 orang diamankan, dan saat ini menjalani pemeriksaan secara intensif oleh pihak Kepolisian Polres Kampar di back up Ditreskrimum Polda Riau. Petugas melakukan pendalaman untuk mengetahui tentang peran mereka masing-masing saat kerusuhan terjadi,” sebut Sunarto kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Senin (20/6/2022).

Ia mengatakan, ke-17 pelaku ditangkap usai menyerang ratusan warga petani sawit.

Aksi penyerangan itu, mengakibatkan wanita hingga anak-anak terluka. Pelaku menyerang menggunakan senjata tajam jenis samurai, kayu, batu, dan besi.

“Menindaklanjuti terjadinya keributan yang dipicu dualisme kepengurusan KUD Iyo Basamo di Desa Terantang, Kapolres AKBP Rido Purba langsung memimpin anggotanya untuk mengamankan lokasi kejadian,” kata Sunarto.

Sementara itu, Kapolres Kampar AKBP Ridho Purba menyebut, kondisi di lokasi saat ini sudah kondusif.

Penanganan kasus ini dilakukan Polres Kampar bersama TNI Kodim 0313/KPR. Petugas juga masih berjaga di lokasi.

“Saya bersama anggota dan pak Dandim dengan anggotanya hadir di sini menangani permasalahan. Ini sebagai wujud hadirnya negara di tengah masyarakat, dan kita selesaikan bersama dengan kepala dan hati yang dingin,” ujar Ridho.

Ridho mengimbau, agar kedua belah pihak dan masyarakat untuk dapat menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi hoaks yang beredar.

“Saya mengajak kepada semua pihak untuk menjaga kondusifitas di wilayah kita, agar semuanya dapat menahan diri dan jangan terprovokasi oleh berita yang tidak bisa diperganggungjawabkan kebenarannya. Saya mengajak semua pihak untuk bersama menyelesaikan masalah ini dengan baik dan bijak tanpa kekerasan,” pesan Ridho.

Diberitakan sebelumnya, ratusan petani sawit di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, diserang sekelompok orang, Ahad (19/6/2022).

Aksi kekerasan di dalam perkebunan kelapa sawit Koperasi Iyo Basamo itu hingga beredar di media sosial.

Beberapa video beredar di Whatsapp yang dilihat Kompas.com, salah satunya terlihat seorang pria menggendong anak perempuan menangis yang bersimbah darah.

Pria yang menggendong anak itu juga tampak menangis sambil berjalan cepat untuk menyelamatkan anak tersebut. Anak kecil itu tampak luka di bagian kepalanya.

Warga lainnya juga terlihat menyelamatkan anak-anaknya dari serangan kelompok pria itu.

Di video lainnya, terlihat jelas kelompok pria itu membawa senjata tajam samurai, pentungan, hingga kayu.

Kelompok pria itu tak segan-segan memukul ibu-ibu dengan kayu.

Di lokasi ada terlihat anggota TNI yang berusaha melerai, namun aksi para pelaku tak bisa dicegah. Kelompok pria itu tetap menyerang warga dengan brutal.

Akibat serangan kelompok pria itu, banyak warga yang terluka. Sebagian korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bayangkara Polda Riau di Pekanbaru.***

Tinggalkan Balasan