Selasa, 23 April 2024

Anak Buah Sambo Mengaku Kesal Setelah Tahu Dikadalin Oleh Ferdy Sambo

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Brigjen Hendra Kurniawan jalani sidang kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yoshua.

Jakarta (Riaunews.com) – Eks Karo Paminal Propam Polri Hendra Kurniawan merasa ditipu oleh Ferdy Sambo terkait skenario penembakan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli silam.

Hal itu disampaikan Agus Nurpatria saat menjadi saksi untuk terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, dan Kuat Ma’ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/11/2022).

Agus mengatakan dirinya baru mengetahui skenario palsu Sambo dari Hendra sebelum mereka ditempatkan di tempat khusus (patsus).

Sebagaimana diketahui, Agus dan Hendra sempat dipatsuskan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat lantaran melanggar etik dalam penanganan kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Sebelum keduanya dipatsus, kata Agus, Hendra sempat menghubungi dirinya dan mengatakan bahwa mereka telah dibohongi oleh Sambo.

“Waktu itu, sebelum di patsus Pak Hendra telpon saya, Hendra bilang ‘Gus kita dikadalin’ beliau sempat mengumpat juga,” kata Agus.

“Maksudnya apa Pak dikadalin?” tanya penasihat hukum Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

“Dibohongi. Dibohongi waktu itu saya sempat mengumpat juga. ‘Masa kita dikadalin, Bang. Tega sekali, sih, Bang’,” ujarnya.

Mantan Kaden A Ropaminal itu merasa kecewa usai mengetahui hal tersebut. Bahkan, ia sempat mengumpat untuk melampiaskan kekecewaannya.

“Bagaimana perasaan saudara saksi?” tanya penasihat hukum.

“Saya kecewa,” ungkap Agus.

“Apa rasa kecewa dari saksi? Reaksi dari saksi?” tanya penasihat hukum lagi.

“Itu tadi Pak, saya sempat mengumpat ‘masa kita dikadalin’,” ujarnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *