Rabu, 17 Juli 2024

Anies Baswedan Sindir Penguasa yang Otak-atik Hukum Demi Keluarga

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Calon Presiden Anies Baswedan menghadiri deklarasi Sahabat ABI (Anies Bersama Imin) di GBK, Ahad (26/11/2023).

Calon presiden (Capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menyindir penguasa di Indonesia yang menurutnya acap mengotak-atik hukum untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Pernyataan itu Anies sampaikan dalam acara Deklarasi Sahabat ABI (Anies Bersama Imin) di Gedung Basket GBK Senayan, Jakarta Pusat, Ahad (26/11/2023).

“Kami menginginkan agar ke depan negeri ini diatur dengan mengedepankan etika. Kekuasaan diatur dengan hukum, bukan hukum diatur oleh penguasa,” jelas Anies, dilansir dari Kumparan.

Mantan gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan, para pendiri bangsa sudah membangun Indonesia yang berlandaskan prinsip meritokrasi. Setiap orang, lanjutnya, bisa jadi apa saja asal kerja keras, jujur, dan berintegritas.

“Para pendiri Republik ini bisa saja membuat sebuah negara yang menguntungkan dirinya dan keluarganya,” ungkap Anies.

Oleh sebab itu, Anies ingin spirit negara dikembalikan kepada semangat para pendiri spirit bangsa. Indonesia , lanjutnya, harus tetap menjadi negara hukum bukan negara kekuasaan.

“Karena kita negeri ini adalah negara hukum, maka penguasa diatur oleh hukum. Kalau ini menjadi megera kekuasaan maka penguasa yang mengatur hukum, menggonta-ganti hukum demi kepentingan penguasa,” ujarnya.

Anies pun mengajak setiap pihak memanfaatkan momentum Pilpres 2024 untuk memastikan semangat pendiri bangsa tetap dianut di Indonesia.

“Bila kita tidak memanfaatkan momentum untuk melakukan perubahan, maka apa yang hari ini menjadi status quo menjadi berkelanjutan,” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *