Rabu, 1 Februari 2023

Bintang UFC Khamzat Chimaev Marah atas Pembakaran Alquran, Sebut Rasmus Paludan adalah Teroris

Salah satu petarung UFC yang beragama Islam, Khamzat Chimaev. (Foto: AP)

Stockholm (Riaunews.com) – Bintang UFC Khamzat Chimaev mengungkapkan kemarahan menyusul insiden pembakaran Al Quran yang dilakukan politikus sayap kanan Swedia, Rasmus Paludan.

Melalui akun Instagram miliknya, Khamzat menyebut Paludan sebagai teroris. Petarung berdarah Chechen berpaspor Swedia itu mengatakan tindakan Paludan sudah kelewatan.

“Bagi kami, dia adalah teroris. Saya adalah seorang Muslim, tapi saya tidak pernah menentang agama lain dan tidak pernah melakukan apa yang dia lakukan. Kenapa kalian membiarkan dia melakukan ini?” tulis Khamzat.

“Kita tidak boleh tetap diam. Kalian semua memanggil kami saudara, jadi tunjukkan rasa hormat!” sambung petarung yang selalu menang sepanjang kariernya di MMA itu.

Tindakan Paludan membakar Al Quran di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm, Swedia, Sabtu (21/1), membuat murka sejumlah negara. Turki, Maroko, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, hingga Indonesia telah memprotes tindakan Paludan.

Pemerintah Swedia juga mendapat kritikan karena polisi yang berjaga di depan Kedutaan Besar Turki tidak menghentikan aksi Paludan membakar Al Quran.

Meski begitu Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson telah mengeluarkan pernyataan yang mengutuk tindakan Paludan.

“Kebebasan berekspresi adalah bagian mendasar dari demokrasi. Tapi apa yang legal belum tentu sesuai. Membakar buku suci bagi banyak orang adalah tindakan yang sangat tidak sopan,” ucap Kristersson.

“Saya ingin mengungkapkan simpati saya untuk semua Muslim yang tersinggung dengan apa yang terjadi di Stockholm hari ini,” ujar Kristersson.***

Tinggalkan Balasan