Sabtu, 1 Oktober 2022

Disebut Berada di Balik Aksi Mahasiswa, Novel Baswedan dan Hamdan Zoelva Membantah

Hamdan Zoelva
Hamdan Zoelva

Jakarta (Riaunews.com) – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva dan Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membantah menjadi aktor yang di balik aksi unjuk rasa mahasiswa.

Hal itu mereka sampaikan merespons beredarnya pesan berantai di aplikasi Whatsapp yang menyebut nama mereka sebagai kontributor aksi mahasiswa 11 April.

“Sepanjang menyebut nama saya, info tersebut tidak benar dan menyesatkan,” kata Hamdan dalam akun Twitter resminya @hamdanzoelva dikutip Senin (11/4/2022).

Hamdan mengaku baru mengetahui mahasiswa hendak melakukan aksi demonstrasi pada hari ini (11/4/2022). Bahkan, Ketum Syarikat Islam itu tambah kaget namanya disebut dalam pesan berantai tersebut sebagai kontributor aksi.

“Jelas info tersebut menyesatkan dan tidak bertanggung jawab,” kata dia.

Senada, Novel Baswedan juga menegaskan pesan berantai yang mencatut namanya sebagai kontributor aksi mahasiswa mengada-ada.

“Selamat malam rekan2 semua, Sehubungan adanya pesan berantai melalui group2 WA yg mengatasnamakan “Timsus BAIS” yg menyampaikan bahwa saya sbg mentor/koord aksi terkait isu hukum dan advokasi, Saya nyatakan bahwa isu itu TIDAK BENAR & MENGADA-ADA,” kata Novel dalam akun Twitter resminya @nazaqistsha dikutip Senin (11/4)

“Semoga bangsa ini tetap damai dan terbebas dari fitnah-fitnah atau propaganda seperti ini,” lanjut Novel.

Sebagai informasi, terdapat pesan di aplikasi Whatsapp tertulis ‘Info dari Timsus BAIS, skenario settingan aksi 11 April 2022’. Dalam pesan itu tertulis pula Aliansi BEM seluruh Indonesia ‘Tagih Istana Negara’.

Pesan itu juga berisi daftar mentor atau kontributor aksi mahasiswa dengan berbagai bidang. Terlihat beberapa nama sejumlah tokoh disebut, di antaranya Hamdan Zoelva dan Novel Baswedan.***

Tinggalkan Balasan