Kamis, 18 Juli 2024

Diwarnai Bagi-bagi Uang, Bawaslu Nilai Blusukan Prabowo ke Cilincing Sebagai Menhan

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Busukan Prabowo Subianto di Cilincing pada akhir 2023 lalu menurut Bawaslu dalam kapasitasnya sebagai Menhan. (Foto; Kilat)

Jakarta (Riaunews.com) – Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Utara menyimpulkan blusukan Prabowo Subianto, ke Kampung Sawah RT 01 RW 11 Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada 30 Desember 2023 bukanlah kegiatan kampanye sebagai calon presiden.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarat, Ronald Reagen menyampaikan, pihak Bawaslu Jakut hanya menerima surat izin dari Konco Prabowo (Kopra) perihal kegiatan Prabowo Subianto, melakukan kampanye masak besar di Kampung Rawa Malang, Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, di hari yang sama, yaitu 30 Desember 2023.

“Kita hanya menerima surat tembusan izin dari Kopra untuk acara masak besar, dan untuk kegiatan yang dibawah (selanjutnya) kita tidak bisa men-justifikasi itu adalah kegiatan kampanye, karena itu diluar rundown Kopra,” kata Ronald saat ditemui di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa (16/1/2024).

Ronald juga menurutkan jika pihak dari panitia pengawas pemilu atau panwascam kecamatan Cilincing,Jakarta Utara, sudah melakukan penelusuran terkait kegiatan blusukan di Kampung Sawah, yang dilakukan oleh Prabowo di akhir Desember 2023 lalu itu adalah kegiatan dari Kementerian Pertahanan.

“Menurut info penelusuran dari tim panwascam Cilincing, kegiatan Pak Prabowo di Kampung Sawah adalah kegiatan pengadaan dari kemenhan, jadi bukan kegiatan kampanye,” katanya.

Ihwal bagi-bagi uang 100 ribu yang juga dilakukan di Kampung Sawah, kata Ronald, uang tersebut dibagikan oleh jajaran yang saat itu sedang bersama dengan Prabowo.

“Masalah bagi-bagi uang, itu emang bocah-bocah dikasih uang jajan sama ajudan atau staf nya Pak Prabowo namun kurang pasti detailnya pokoknya yang membersamai beliau,” ucapnya.

Penelusuran oleh tim panwascam Cilincing mengenai kegiatah blusukan Prabowo di Kampung Sawah RT 01 RW 11, selesai dilakukan pada Selasa, 2 Januari 2024. “Penelusuran selesai dilakukan 4 hari setelah video viral itu beradar,” tambah Ronald.

Anggota panwascam Cilincing, Anita Yulianti menjelaskan kronologi saat melakukan penelusuran di lokasi tempat blusukan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu, Anita mengaku hanya menggali informasi dari suami dari Juli Handayani, Juli adalah sosok perempuan yang ada dalam video viral kegiatan Prabowo. Saat tim panwascam Cilincing menemui di kediamannya, ia sedang tidak bisa dimintai keterangan karena stres.

“Ibu Juli itu ada di rumah pas kita kesana, cuma dia dalam keadaan stress karena sebelum panwascam dateng ternyata udah banyak yang dateng. Akhirnya yang memberikan keterangan suaminya,” kata Anita saat ditemui di Cilincing, Jakarta Utara, selasa.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Anita melalui suami dari Juli Handayani, mengatakan pada saat itu Prabowo datang mengunjungi dan bertanya permasalahan yang dialami oleh Kampung Sawah RT 01 RW 11. Kepada Prabowo, mereka menjawab kesulitan mereka selama ini adalah memperoleh air bersih.

“Kami kesulitan sekali mendapat air bersih kami harus nyelang dari tetangga. Yaudah langsung dicatet sama ajudannya Pak Prabowo,” kata Anita sebagaimana keterangan suami dari Juli.

Keesokan harinya, ada tim dari Kementerian Pertahanan langsung menindaklanjuti masukan dari Prabowo untuk Kampung Sawah, yang kegiatan ini adalah kegiatan Kemenhan untuk masyarakat.

“Tadinya mau dipasang meteran air sendiri tapi karena kondisinya tidak memungkinkan untuk pasang air maka dibuatkan toren air,” tambah Anita. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *